Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
(kiri ke kanan) Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde, Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic, Presiden Dewan Eropa Charles Michel, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, dan Menteri Keuangan Irlandia Pachal Donohoe berfoto bersama keluarga pada hari kedua KTT Uni Eropa di Brussel, Belgia pada 24 Juni 2022. (FOTO: Olivier HOSLET / POOL / AFP)

(kiri ke kanan) Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde, Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic, Presiden Dewan Eropa Charles Michel, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, dan Menteri Keuangan Irlandia Pachal Donohoe berfoto bersama keluarga pada hari kedua KTT Uni Eropa di Brussel, Belgia pada 24 Juni 2022. (FOTO: Olivier HOSLET / POOL / AFP)

ECB Janji Akan Melawan Inflasi Tinggi

Selasa, 28 Juni 2022 | 16:37 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

SINTRA, investor.id – Bank Sentral Eropa (ECB) akan bertindak sejauh diperlukan untuk memerangi inflasi yang akan tetap di level tinggi yang tidak diinginkan untuk beberapa waktu mendatang, kata Presiden ECB Christine Lagarde pada Selasa (28/6).

Melonjaknya inflasi adalah tantangan besar, kata dalam pidatonya di konferensi tahunan bank tentang kebijakan moneter.

Advertisement

“Kami akan melangkah sejauh yang diperlukan untuk memastikan bahwa inflasi stabil pada target 2% kami dalam jangka menengah,” kata Lagarde, Selasa.

Indeks harga konsumen (CPI) di zona euro naik pada kecepatan 8,1% pada Mei 2022, tertinggi sepanjang masa untuk klub mata uang tersebut.

Baca juga: ECB Indikasikan Kenaikan Suku Bunga Bertahap

Lonjakan telah didorong lebih tinggi oleh serangan Rusia ke Ukraina, ditamah kenaikan berikutnya dalam biaya energi dan makanan.

Tingkat inflasi barang-barang industri dan pertanian saat ini belum terlihat sejak pertengahan 1980-an, kata Lagarde dalam pidatonya di resor Sintra, Portugis.

“(Kenaikan biaya energi juga) jauh lebih tinggi daripada lonjakan individu yang terjadi pada 1970-an (selama kejutan minyak),” katanya, Selasa.

Tekanan inflasi meningkat dan meluas sementara pertumbuhan upah nominal mulai meningkat, ujar Lagarde dengan nada memperingatkan. Pada saat yang sama, kata dia, upah riil seakan diperas oleh inflasi ketika turbulensi ekonomi membebani pertumbuhan.

Tetapi bank sentral masih mengharapkan zona euro dapat membelokkan resesi dan menjaga tingkat pertumbuhan tetap positif.

Pada pertemuan terakhir ECB tersebut, regulator berada di bawah tekanan untuk menanggapi inflasi menyetujui kenaikan suku bunga pertama bank dalam lebih dari satu dekade.

Kenaikan seperempat poin, yang akan berlangsung pada pertemuan berikutnya pada 21 Juli 2022, akan menaikkan suku bunga dari posisi terendah bersejarah mereka. Ini termasuk tarif -0,5 yang secara efektif menagih bank untuk memarkir uang mereka di bank dalam semalam.

Baca juga: Iran Mendaftar untuk Bergabung dengan Kelompok Negara Berkembang BRICS

Lagarde mengulangi kesimpulan ECB bahwa pihaknya bisa bergerak lebih cepat untuk menaikkan suku bunga di masa depan, jika dijamin oleh inflasi.

Lembaga yang berbasis di Frankfurt ini juga telah merancang sebuah instrumen untuk mengatasi kenaikan biaya pinjaman yang tidak semestinya, bagi anggota zona euro yang memiliki utang lebih tinggi.

Alat bantu baru itu akan proporsional dan memiliki perlindungan untuk mendorong kebijakan fiskal yang sehat, kata Lagarde.

“Tidak ada trade off antara meluncurkan alat baru ini dan mengadopsi sikap kebijakan yang diperlukan untuk menstabilkan inflasi,” imbuhnya.

Aadapun angka inflasi zona euro untuk Juni 2022 akan dipublikasikan pada Jumat (1/7).

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

BAGIKAN