Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sebuah foto menunjukkan lift gandum di belakang ladang gandum wilayah timur Ukraina, Donbas, pada 1 Juli 2022 di tengah serangan militer Rusia yang diluncurkan ke Ukraina. Antara kekurangan bahan bakar dan risiko dibom, beberapa petani Ukraina bertanya-tanya bagaimana mereka akan memanen ladang saat periode panen tertentu pada Juli 2022. (FOTO: Genya SAVILOV / AFP)

Sebuah foto menunjukkan lift gandum di belakang ladang gandum wilayah timur Ukraina, Donbas, pada 1 Juli 2022 di tengah serangan militer Rusia yang diluncurkan ke Ukraina. Antara kekurangan bahan bakar dan risiko dibom, beberapa petani Ukraina bertanya-tanya bagaimana mereka akan memanen ladang saat periode panen tertentu pada Juli 2022. (FOTO: Genya SAVILOV / AFP)

Ukraina Bahas Ekspor Biji-Bijian dengan Turki dan PBB untuk Tambah Pasokan Global

Selasa, 5 Juli 2022 | 10:45 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

KYIV, investor.id – Pemerintah Ukraina mengadakan pembicaraan dengan Turki dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menjamin jaminan ekspor biji-bijian dari pelabuhan Ukraina agar menambah pasokan pangan global, kata Presiden Volodymyr Zelensky.

“Pembicaraan sebenarnya sedang berlangsung sekarang dengan Turki dan PBB (dan) perwakilan kami yang bertanggung jawab atas keamanan biji-bijian yang meninggalkan pelabuhan kami,” kata Zelensky pada konferensi pers bersama Perdana Menteri (PM) Swedia Magdalena Andersson, Selasa (5/7).

Advertisement

“Ini adalah hal yang sangat penting bahwa seseorang menjamin keamanan kapal untuk negara ini atau itu, selain Rusia, yang tidak kami percayai. Oleh karena itu, kami membutuhkan keamanan untuk kapal-kapal yang akan datang ke sini untuk memuat bahan makanan,” lanjutnya.

Baca juga: Redistribusi Pupuk Diharapkan Cegah Krisis Pangan

Zelensky mengutarakan bahwa pemerintah Ukraina bekerja langsung dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres dalam masalah ini dan bahwa organisasi itu memainkan peran utama, bukan sebagai moderator.

Laporan berita dalam beberapa pekan terakhir telah menyebutkan bahwa pembicaraan semacam itu akan segera terjadi di Turki.

Ukraina, salah satu pengekspor biji-bijian terkemuka dunia, menuduh pemerintah Rusia menghalangi pergerakan kapalnya. Zelenskiy mengatakan, ekspor sekitar 22 juta ton biji-bijian terhenti saat ini dengan panen lebih lanjut sekitar 60 juta ton diperkirakan pada musim gugur.

Presiden Rusia membantah telah menghalangi pergerakan biji-bijian dan mengatakan Ukraina harus disalahkan atas kurangnya pergerakan, sebagian karena apa yang dikatakannya adalah operasi penambangan di pelabuhannya.

Otoritas Ukraina juga menuduh Rusia mencuri gandum dari gudangnya dan membawanya ke luar negeri, baik ke wilayah yang diduduki Rusia, wilayah negara Rusia, atau negara lain.

Baca juga: Putin Jamin Keamanan Jalur Pasokan Pangan, Jokowi: Ini Berita Baik!

Seorang pejabat Turki pada Senin (4/7) mengatakan bahwa pemerintah Turki telah menghentikan sebuah kapal kargo berbendera Rusia di lepas pantai Laut Hitam dan sedang menyelidiki klaim Ukraina bahwa kapal itu membawa gandum curian.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN