Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kendaraan antre untuk mengisi bahan bakar di sebuah pompa bensin Dubai, Uni Emirat Arab pada 30 Juni 2022. (FOTO: Giuseppe CACACE / AFP)

Kendaraan antre untuk mengisi bahan bakar di sebuah pompa bensin Dubai, Uni Emirat Arab pada 30 Juni 2022. (FOTO: Giuseppe CACACE / AFP)

Arab Saudi-UEA Naikkan Pengeluaran untuk Lindungi Warga dari Inflasi

Selasa, 5 Juli 2022 | 16:56 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

DUBAI, investor.idPemerintah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) meningkatkan pengeluaran negara untuk kesejahteraan sosial hingga miliaran dolar, dengan upaya melindungi warganya dari kenaikan biaya hidup.

Pemerintah UEA menggandakan dukungan keuangan yang diberikannya kepada keluarga Emirat berpenghasilan rendah menjadi 28 miliar dirham (US$ 7,6 miliar) untuk membantu mereka mengatasi inflasi yang melonjak di negara Teluk tersebut. Sementara Raja Arab Saudi Salman memerintahkan alokasi 20 miliar riyal (US$ 5,33 miliar).

Kerajaan akan membuka kembali pendaftaran untuk program yang dikenal sebagai Akun Warga dan mengalokasikan 8 miliar riyal sebagai dana tambahan untuk itu hingga akhir tahun.

Baca juga: Sah! Ini Kesepakatan Kerja Sama antara Indonesia dan UEA

Sebanyak 2 miliar riyal lainnya akan digunakan untuk pembayaran satu kali kepada penerima manfaat asuransi sosial dan 408 juta riyal untuk program yang mendukung peternak kecil.

Penambahan alokasi anggaran UEA dilaporkan oleh kantor berita negara WAM pada Selasa (5/7). Pemerintah juga meningkatkan manfaat yang ada dan pembangunan baru ditargetkan untuk mengurangi dampak inflasi pada harga pangan, kenaikan biaya bahan bakar, dan energi rumah tangga.

Beberapa manfaat baru bagi warga Emirat adalah dukungan keuangan untuk mahasiswa dan pengangguran yang berusia di atas 45 tahun.

Tidak segera jelas bagaimana perluasan dukungan keuangan akan didanai oleh Arab Saudi atau UEA. Adapun kedua negara adalah produsen minyak utama yang telah melihat rejeki nomplok tahun ini dari harga minyak mentah yang tinggi.

James Swanston dari Capital Economics mengatakan, peningkatan pengeluaran itu setara dengan 0,6% dari produk domestik bruto (PDB) Arab Saudi dan 1,8% dari PDB UEA.

“Diakui, berita utama inflasi di kedua negara tidak meningkat secepat bagian lain dunia, tetapi tetap meningkat,” katanya, Selasa.

Baca juga: Inflasi Turki Pada Rekor Tertinggi Dua Dekade di Level 78,6%

“Mengingat besarnya peningkatan pengeluaran, dampak keseluruhan pada keuangan publik akan relatif kecil dan kami mengantisipasi bahwa kedua negara masih akan mengalami surplus anggaran yang besar tahun ini,” jelasnya.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : REUTERS

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com