Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang pria berjalan melewati Tokyo Stock Exchange (TSE) yang dioperasikan oleh Japan Exchange Group Inc (JPX) di Tokyo, Jepang, beberapa waktu lalu. (FOTO: Toru Hanai / Bloomberg via Getty Images)

Seorang pria berjalan melewati Tokyo Stock Exchange (TSE) yang dioperasikan oleh Japan Exchange Group Inc (JPX) di Tokyo, Jepang, beberapa waktu lalu. (FOTO: Toru Hanai / Bloomberg via Getty Images)

Pasar Asia Pasifik Dibuka dengan Kenaikan, Investor Bereaksi Terhadap Risalah Fed

Kamis, 7 Juli 2022 | 08:01 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

SINGAPURA, investor.id – Pasar Asia Pasifik diperdagangkan lebih tinggi pada Kamis (7/7) karena investor mengamati reaksi pasar terhadap risalah terbaru Federal Reserve (Fed).

Nikkei 225 Jepang naik 0,83%, dan indeks Topix naik 0,84%%.

Advertisement

Di Korea Selatan, Kospi naik 1,04% setelah ditutup lebih dari 2% lebih rendah pada perdagangan Rabu (6/7), dan Kosdaq naik sekitar 1%.

S&P/ ASX 200 naik 0,2%. Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,17%.

Pejabat Federal Reserve mengakui bahwa sikap yang lebih ketat dalam kebijakan dapat sesuai jika inflasi tidak mereda, bahkan jika itu memperlambat ekonomi, kata risalah rapat.

“Para peserta menyadari bahwa pengetatan kebijakan dapat memperlambat laju pertumbuhan ekonomi untuk sementara waktu, tetapi mereka melihat kembalinya inflasi ke 2% sebagai hal penting untuk mencapai lapangan kerja maksimum secara berkelanjutan,” kata dokumen itu, dirilis Kamis.

Pejabat Fed juga mengatakan kenaikan 50 basis poin (bps) atau 75 bps kemungkinan akan terjadi pada pertemuan Juli 2022.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) khawatir tentang ekspektasi inflasi yang tidak terkendali, kata sebuah catatan penelitian ANZ pada Kamis.

“The Fed sangat ingin menegaskan kepada publik bahwa mereka telah mendapatkan ini, dan kenaikan 75bp (dan menandakan lebih banyak kenaikan yang akan datang) tentu memperkuat pesan tersebut,” kata catatan itu.

Pasar Amerika Serikat (AS) naik sedikit pada perdagangan Rabu di New York.

Dow Jones Industrial Average naik 69,86 poin, atau 0,23%, menjadi 31.037,68. S&P 500 naik 0,36% menjadi 3.845,08, dan Nasdaq Composite diperdagangkan 0,35% lebih tinggi menjadi ditutup pada 11.361,85.

Dalam berita lain, pemerintah Tiongkok mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 akan diperlukan untuk memasuki tempat-tempat ramai seperti bioskop dan pusat kebugaran di kota mulai pekan depan. Pasar Tiongkok daratan jatuh pada Rabu karena kekhawatiran Covid-19 kembali menjadi fokus.

Mata Uang dan Minyak

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 107,058, terus menguat tajam.

Yen Jepang diperdagangkan pada 135,96 per dolar, sementara dolar Australia berada di level US$ 0,6782.

Minyak berjangka West Texas Intermediate AS turun 0,11% menjadi US$ 98,42 per barel di perdagangan pagi Asia setelah dua hari berturut-turut jatuh. Minyak mentah berjangka Brent turun 0,37% menjadi US$ 100,32 per barel.

Patokan minyak mentah AS menetap 1% lebih rendah pada Rabu setelah jatuh 8% pada Selasa (5/7). Patokan internasional turun 2% pada US$ 100,69 setelah jatuh di bawah level US$ 100 selama sesi Rabu.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : CNBC

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN