Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kabel Ethernet yang putus terlihat di depan bendera Rusia dan logo SnapChat pada 11 Maret 2022. (FOTO: REUTERS/Dado Ruvic)

Kabel Ethernet yang putus terlihat di depan bendera Rusia dan logo SnapChat pada 11 Maret 2022. (FOTO: REUTERS/Dado Ruvic)

Rusia Denda WhatsApp dan Snapchat atas Pelanggaran Penyimpanan Data

Kamis, 28 Juli 2022 | 19:28 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

MOSKOW, investor.id – Pengadilan Rusia pada Kamis (28/7) mendenda pemilik aplikasi perpesanan WhatsApp yakni Meta Platforms dan pemilik Snapchat, Snap, karena dugaan penolakan untuk menyimpan data pengguna Rusia di dalam negeri, kata laporan kantor berita.

Perselisihan pemerintah Rusia dengan perusahaan raksasa teknologi (Big Tech) atas konten, sensor, data, dan perwakilan lokal telah meningkat, sejak Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

Baca juga: Laba Shell Meroket, Perusahaan Buyback Saham Besar-Besaran

Pengadilan Distrik Tagansky Moskow mendenda WhatsApp sebesar 18 juta rubel (US$ 301.255) dan Snap sebesar 1 juta rubel, menurut laporan kanor berita Rusia. WhatsApp pernah didenda untuk pelanggaran yang sama pada Agustus 2021.

Meta dan Snap tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Otoritas Rusia membatasi akses ke platform andalan Meta, Facebook dan Instagram, serta jejaring sosial lainnya seperti Twitter segera setelah konflik di Ukraina dimulai. Langkah ini dikritik sebagai upaya pemerintah untuk melakukan kontrol yang lebih besar atas arus informasi.

Meta dinyatakan bersalah atas aktivitas ekstremis di Rusia, ketika banding terhadap kasus tersebut ditolak pada Juni 2022. Tetapi pemerintah Rusia mengizinkan WhatsApp untuk tetap tersedia.

Baca juga: Presiden Korsel Perketat Pengawasan Short Selling Saham

Menurut putusan tersebut, ketika mengacu pada Meta di ruang publik, organisasi dan individu diharuskan menyertakan disclaimer bahwa aktivitas Meta dilarang di wilayah Rusia.

LinkedIn milik Microsoft telah diblokir di Rusia selama bertahun-tahun setelah pengadilan menemukan bahwa layanan jejaring karier itu melanggar aturan penyimpanan data, yang disahkan pada 2015.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : REUTERS

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com