Menu
Sign in
@ Contact
Search
Orang-orang berbaris untuk memasuki toko H&M dan membeli barang-barang yang dijual di pusat perbelanjaan Aviapark di Moskow, Rusia pada 9 Agustus 2022. (FOTO: AP/Alexander Zemlanichenko)

Orang-orang berbaris untuk memasuki toko H&M dan membeli barang-barang yang dijual di pusat perbelanjaan Aviapark di Moskow, Rusia pada 9 Agustus 2022. (FOTO: AP/Alexander Zemlanichenko)

Warga Rusia Serbu Barang Terakhir H&M dan IKEA

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:33 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

MOSCOW, investor.id – Warga Rusia menyerbu toko ritel mode dan furnitur Barat minggu ini, ketika H&M dan IKEA menjual persediaan terakhir mereka di Rusia. Toko-toko waralaba itu bergerak keluar dari negara itu setelah pemerintah Rusia mengirim pasukan ke Ukraina.

H&M yang berbasis di Swedia dan IKEA yang berbasis di Belanda telah menghentikan penjualan di Rusia, setelah operasi militer di Ukraina dimulai. Sekarang perusahaan berusaha menurunkan stok pakaian dan perabotan, saat mereka menghentikan operasi di sana.

Baca juga: Honda Laporkan Penurunan Laba dan Buyback Saham US$ 740 Juta

Namun perusahaan membenarkan bahwa masa depan tidak dapat diprediksi. Penjualan IKEA hanya bisa dibeli secara daring, sementara di toko H&M pusat perbelanjaan Moskow Aviapark hanya terlihat sejumlah pembeli muda pada Rabu (10/8).

Rak-rak penuh dengan barang-barang yang seluruhnya dijual cepat. Toko-toko terdekat ditutup, termasuk Zara, Oysho, Bershka, Pull&Bear, dan Uniqlo, sementara New Yorker, Finn Flare, Marks & Spencer, dan Mango buka.

“Saya akan mulai mencari merek Rusia,” kata salah satu pembeli H&M, yang hanya memberikan nama depannya Anya, setelah keluar dari toko pada Rabu. Pembeli lain, yang hanya menyebut namanya sebagai Leonid, mengatakan dirinya sangat terluka karena H&M tutup. “Sebuah toko yang bagus akan pergi,” ujarnya.

Kedua perusahaan memberhentikan staf karena mereka menghentikan bisnis di Rusia. H&M mengatakan pada Selasa (9/8) bahwa 6.000 pekerja akan terpengaruh dan sedang mengerjakan perincian untuk menawarkan dukungan berkelanjutan dalam beberapa bulan mendatang.

IKEA mengatakan pada Juni 2022 bahwa banyak pekerja akan kehilangan pekerjaan mereka dan telah menjamin enam bulan gaji untuk mereka, ditambah pesangon. Perusahaan masih memiliki 15.000 pekerja di Rusia dan Belarus hingga pekan ini, tetapi tidak segera mengonfirmasi berapa banyak yang akan diberhentikan.

“Kami sangat sedih tentang dampak ini pada rekan-rekan kami dan sangat berterima kasih atas semua kerja keras dan dedikasi mereka,” kata CEO Grup H&M Helena Helmersson bulan lalu.

Baca juga: SEC: Elon Musk Jual 7,92 Juta Saham Tesla US$ 6,9 Miliar

Banyak perusahaan Barat berjanji untuk meninggalkan Rusia setelah mengirim pasukan ke Ukraina, membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menghentikan operasi dan kerap menjual kepemilikan kepada perusahaan-perusahaan Rusia.

McDonald's menjual 850 restorannya kepada pemilik waralaba Rusia, yang akan membukanya kembali dengan nama Vkusno-i Tochka. Raksasa energi Inggris Shell dan BP mengeluarkan biaya miliaran dolar untuk keluar dari investasi dan kepemilikan di Rusia.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin telah mendorong selama bertahun-tahun untuk mengembangkan dan menyebarkan barang dan jasa lokal untuk mengganti hilangnya impor Barat.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com