Menu
Sign in
@ Contact
Search
Peti Coca-Cola di Abuja, Nigeria pada 19 September 2018. (FOTO: REUTERS/Afolabi Sotunde/File Photo)

Peti Coca-Cola di Abuja, Nigeria pada 19 September 2018. (FOTO: REUTERS/Afolabi Sotunde/File Photo)

Mundur dari Rusia, Coca-Cola HBC Terpukul Biaya Besar US$ 195 Juta

Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:35 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

NEW YORK, investor.id – Coca-Cola HBC AG mengatakan pada Kamis (11/8) bahwa pihaknya mengalami pukulan besar satu kali senilai 190 juta euro (US$ 195,36 juta) pada paruh I-2022, karena biaya yang terkait dengan bisnisnya di Rusia. Perusahaan kini menghentikan penjualan minuman ringan Coca-Cola di negara itu, setelah serangan militer Rusia ke Ukraina.

HBC juga menetapkan kembali perkiraan hasil laporan keuangannya, mengharapkan laba operasional yang sebanding untuk 2022 menjadi antara 740-820 juta euro. Operasional perusahaan dihambat oleh berkurangnya penjualan di Rusia dan dampak inflasi secara global. Angka perkiraan itu lebih rendah dari laba 831 juta euro yang dilaporkan pada 2021.

Baca juga: Harga Disney+ AS Naik 38% di Desember untuk Bebas Iklan

Perusahaan pembotolan minuman ringan, yang pernah menghitung Rusia sebagai salah satu pasar terbesarnya, mengatakan bahwa mereka berharap dapat mempertahankan biaya keuangan sekitar 82 juta euro di paruh kedua tahun ini. Pasalnya, perusahaan sudah menghabiskan semua stoknya di Rusia dan tidak akan lagi membuat atau menjual Coca-Cola atau merek lain dari Coca-Cola Company di Rusia.

HBC adalah salah satu dari banyak perusahaan pembotolan Coca-Cola di seluruh dunia dan memegang waralaba Coca-Cola lokal untuk mengemas dan menjual minuman yang diproduksi oleh raksasa minuman Amerika Serikat (AS) tersebut. Coca-Cola memegang lebih dari 20% saham di HBC.

Perusahaan yang terdaftar di London itu juga melaporkan penurunan laba bersih sebesar 34% menjadi sekitar 153 juta euro untuk enam bulan yang berakhir 1 Juli 2022, dipotong biaya. Pihaknya mengatakan akan terus menghadapi dampak inflasi yang sedang berlangsung dan sekarang mengasumsikan harga pokok penjualan (COGS) per kasus meningkat pada pertengahan awal 2022.

Baca juga: Update Perang di Ukraina: G7 Kecam Rusia Kuasai dan Serang Pembangkit Tenaga Nuklir Ukraina

Portofolio HBC yang berkantor pusat di Swiss berkisar dari minuman beralkohol seperti The Macallan dan Jack Daniel's, hingga minuman berkarbonasi Sprite dan Monster Energy sampai makanan ringan seperti biskuit dan wafer Bambi.

(US$ 1 = 0,9726 euro)

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : REUTERS

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com