Menu
Sign in
@ Contact
Search
Seorang pejalan kaki melewati papan perdagangan elektronik yang memperlihatkan harga penutupan saham di Bursa Saham Tokyo, Jepang, Kamis (6/1). Foto ilustrasi: Investor Daily/Kazuhiro NOGI / AFP

Seorang pejalan kaki melewati papan perdagangan elektronik yang memperlihatkan harga penutupan saham di Bursa Saham Tokyo, Jepang, Kamis (6/1). Foto ilustrasi: Investor Daily/Kazuhiro NOGI / AFP

Jepang Ekspansi di Kuartal II

Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:33 WIB
Iwan Subarkah (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

TOKYO, investor.id – Ekonomi Jepang mencatatkan ekspansi pada triwulan yang berakhir Juni 2022. Pertumbuhan ini tercapai setelah pemerintah mencabut pembatasan-pembatasan Covid-19 terhadap dunia usaha.

Jepang mencatatkan ekspansi kuartalan 0,5% pada kuartal II 2022. Didukung kuatnya konsumsi dan investasi modal. Tapi kenaikan itu di bawah ekspektasi pasar yang sebesar 0,7%.

Walau negara dengan perekonomian terbesar ketiga dunia ini tidak pernah menerapkan karantina ketat sepanjang pandemi Covid-19, tapi pembatasan-pembatasan terkait dicabut pada Maret 2022. Terutama mencabut pembatasan jam operasional dunia usaha.

Tapi aktivitas pariwisata domestik masih dibatasi hanya untuk tur berkelompok. Dan ke depannya ekonomi Jepang dihadapkan pada tantangan berat. Termasuk kenaikan harga energi, tingginya inflasi, dan ancaman resesi global.

Baca Juga: Anies Kunjungi Jepang Bahas Kerja Sama Transportasi Publik

Antara April dan Juni 2022, konsumsi pribadi di Jepang tumbuh 1,1%. Naik dibandingkan 0,3% pada triwulan Januari-Maret 2022.

Sementara belanja modal, menurut laporan Kantor Kabinet Jepang di Tokyo itu pada Senin (15/8), bangkit dan melonjak 1,4% dibandingkan kontraksi 0,3% pada kuartal sebelumnya.

“Setelah pemerintah mencabut semi-keadaan darurat pada akhir Maret, jasa konsumsi menunjukkan kebangkitan yang cukup kuat. Sedangkan investasi modal kembali mencatatkan pertumbuhan,” kata BNP Paribas dalam catatan risetnya.

Namun data ini masih merupakan data awal. Dan kerap direvisi dalam bulan-bulan berikutnya.

Baca Juga: Kuartal II-2022 Raksasa Teknologi Jepang SoftBank Merugi US$ 23 Miliar

“Penyebaran varian Omicron sudah mereda, konsumsi pribadi terus naik, khususnya di sektor jasa, sehingga hal itu mengangkat perekonomia,” kata Mitsubishi UFJ Research and Consulting.

Pada Mei 2022, Kantor Kabinet Jepang melaporkan ekonomi kontraksi tipis pada kuartal pertama 2022. Tapi pada Senin (15/8), data itu direvisi jadi nol persen. Artinya, tidak ada perubahan atau stagnan setelah mencatatkan kenaikan tipis pada kuartal terakhir 2021.

Jepang juga mengalami kenaikan harga-harga konsumen. Tapi tidak mengalami lonjakan harga sebagaimana di Amerika Serikat (AS) dan negara-negara ekonomi maju lainnya.

Bank of Japan (BoJ) menilai kenaikan harga-harga itu sementara. Sehingga tetap mempertahankan pelonggaran moneter untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang stabil. Tapi keputusan itu membuat nilai tukar yen jatuh ke level terendah dalam 24 tahun terhadap dolar AS.

Baca Juga: BoJ Pertahankan Stimulus Moneter untuk Dorong Pertumbuhan

Tantangan yang dihadapi ekonomi Jepang ke depannya juga berasal dari gangguan rantai pasokan global. Yang disebabkan kebijakan-kebijakan Covid-19 di Tiongkok dan lonjakan harga energi akibat perang di Ukraina.

“Sekarang kami perkirakan pemulihan ekonomi tidak sekuat ekspektasi kami di akhir tahun nanti, karena munculnya lagi penyebaran Covid-19 di awal tahun hingga sekarang,” ujar Masamichi Adachi dan Go Kurihara dari UBS.

Infeksi Covid-19 di Jepang saat ini mencapai rekor baru. Tapi jumlah kematian sejak pandemi ini bermula sekitar 35.000. Jauh di bawah negara-negara lainnya.
 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com