Menu
Sign in
@ Contact
Search
Botol Sodium Chloride untuk pengenceran vaksin Covid-19 terlihat dalam persiapan vaksinasi pada hari pembukaan pusat vaksinasi Covid-19 skala besar di gedung parkir Cal Poly Pomona University di Pomona, California pada 5 Februari 2021. (FOTO: Frederic J. BROWN / AFP)

Botol Sodium Chloride untuk pengenceran vaksin Covid-19 terlihat dalam persiapan vaksinasi pada hari pembukaan pusat vaksinasi Covid-19 skala besar di gedung parkir Cal Poly Pomona University di Pomona, California pada 5 Februari 2021. (FOTO: Frederic J. BROWN / AFP)

Tiongkok Setujui Vaksin Covid-19 yang Bisa Dihirup Pertama di Dunia

Senin, 5 Sep 2022 | 19:02 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

BEIJING, investor.id – Regulator obat Tiongkok telah menyetujui vaksin Covid-19 inhalasi pertama di dunia, yang dibuat oleh produsen CanSino Biologics yang berbasis di Tianjin. Ini meningkatkan harga saham perusahaan sebesar 7% pada perdagangan Senin (5/9).

Administrasi Produk Medis Nasional memberikan lampu hijau untuk vaksin untuk penggunaan darurat sebagai suntikan penguat (booster), kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan kepada Bursa Efek Hong Kong.

Menyusul pengumuman tersebut, saham perusahaan melonjak 14% pada Senin pagi sebelum ditutup 7,1% lebih tinggi dari nilai pembukaannya.

Baca juga: Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Bio Farma Kembangkan Vaksin Covid-19

Advertisement

Vaksin bebas jarum itu dapat disimpan dan diberikan lebih mudah daripada suntikan intramuskular, dan akan diberikan melalui nebuliser, kata perusahaan itu.

“Persetujuan tersebut akan berdampak positif terhadap kinerja perusahaan jika vaksin tersebut selanjutnya dibeli dan digunakan oleh instansi pemerintah terkait,” tambah pernyataan tersebut, Senin.

Perusahaan tidak memberikan perincian tentang kapan vaksin vektor adenovirus akan tersedia untuk penggunaan umum.

Tidak ada data terverifikasi atau peer review yang tersedia untuk umum tentang kemanjuran vaksin baru.

Para ilmuwan di beberapa negara termasuk Kuba, Kanada, dan Amerika Serikat (AS) juga sedang menguji coba vaksin Covid-19 yang dapat dihirup.

Tiongkok sejauh ini telah menyetujui delapan vaksin suntik produksi lokal lainnya sejak 2020.

Tetapi administrator obat negara tersebut belum memberikan lampu hijau untuk vaksin asing, termasuk suntikan mRNA yang diproduksi oleh Pfizer/ BioNTech atau Moderna. Keduanya memiliki tingkat kemanjuran yang lebih baik dibandingkan dengan jenis vaksin lainnya.

Tiongkok adalah satu-satunya ekonomi utama yang berpegang pada kebijakan nol kasus Covid-19, mengganggu perjalanan dan bisnis.

Baca juga: Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Wajib Vaksin Booster

Pejabat di seluruh negeri sekarang berada di bawah tekanan untuk mengekang penyebaran virus di dalam negeri, menjelang pertemuan politik utama bulan depan.

Pusat teknologi selatan Shenzhen, dengan lebih dari 18 juta penduduk, memberlakukan lockdown akhir pekan di sebagian besar kota pada Sabtu (3/9). Sementara lebih dari 21 juta orang di kota metropolitan barat daya Chengdu menjalani tes massal selama tiga hari mulai Senin.

Pemerintah Tiongkok telah memberikan lebih dari 3,4 miliar suntikan Covid-19, menurut laporan Komisi Kesehatan Nasional tanpa memberikan rincian tentang persentase populasi yang divaksinasi.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : REUTERS

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com