Menu
Sign in
@ Contact
Search
Foto yang diambil pada 29 Juni 2020 memperlihatkan pesawat Boeing 737 MAX tengah mendarat setelah uji terbang oleh Federal Aviation Administration (FAA) di bandara Boeing Field di Seattle, Washington, Amerika Serikat (AS). (Foto: JASON REDMOND / AFP)

Foto yang diambil pada 29 Juni 2020 memperlihatkan pesawat Boeing 737 MAX tengah mendarat setelah uji terbang oleh Federal Aviation Administration (FAA) di bandara Boeing Field di Seattle, Washington, Amerika Serikat (AS). (Foto: JASON REDMOND / AFP)

Boeing Dituduh Sesatkan Investor, Didenda US$ 200 Juta

Jumat, 23 September 2022 | 10:10 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

NEW YORK, investor.id – Pejabat sekuritas Amerika Serikat (AS) mendenda Boeing US$ 200 juta atas jaminan menyesatkan raksasa penerbangan itu tentang keselamatan pesawat 737 MAX setelah dua kecelakaan mematikan, menurut pengumuman regulator.

Boeing menyetujui hukuman untuk menyelesaikan tuduhan itu dengan lalai melanggar ketentuan antipenipuan undang-undang sekuritas AS, kata Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) dalam pernyataan resmi. Ia mengatakan perusahaan dan pemimpinnya menempatkan keuntungan di atas kepentingan orang.

Mantan CEO Boeing Dennis Muilenburg juga setuju untuk membayar US$ 1 juta untuk menyelesaikan tuduhan yang sama dalam kasus perdata.

Penyelesaian ini menandai pukulan terbaru Boeing atas MAX setelah Kecelakaan Lion Air di Indonesia pada Oktober 2018 dan kecelakaan Ethiopian Airlines di Ethiopia pada Maret 2019, yang bersama-sama merenggut hampir 350 nyawa.

Satu bulan setelah kecelakaan pertama, siaran pers Boeing yang disetujui oleh Muilenburg secara selektif menyoroti fakta-fakta tertentu. Ia menyiratkan kesalahan pilot dan perawatan pesawat yang buruk berkontribusi pada kecelakaan itu.

Siaran pers juga membuktikan keselamatan pesawat, tidak mengungkapkan bahwa Boeing mengetahui sistem penanganan penerbangan utama yakni Sistem Augmentasi Karakteristik Manuver (MCAS) menimbulkan masalah keselamatan dan sedang dirancang ulang.

Setelah kecelakaan kedua, Boeing dan Muilenburg meyakinkan publik bahwa tidak ada kejutan atau celah dalam sertifikasi federal MAX meskipun mengetahui informasi yang bertentangan, kata SEC.

Boeing ‘Gagal’

“Pada saat krisis dan tragedi, sangat penting bahwa perusahaan publik dan eksekutif memberikan pengungkapan penuh, adil, dan jujur ke pasar,” kata Ketua SEC Gary Gensler dalam siaran pers, Jumat (23/9).

“Perusahaan Boeing dan mantan CEO Dennis Muilenburg gagal dalam kewajiban paling mendasar ini. Mereka menyesatkan investor dengan memberikan jaminan tentang keselamatan 737 MAX, meskipun mengetahui tentang masalah keamanan yang serius,” jelasnya.

SEC mengatakan Boeing dan Muilenburg, dalam menyetujui untuk membayar hukuman, tidak mengakui atau menyangkal temuan badan tersebut.

Boeing mengatakan perjanjian itu menyelesaikan sepenuhnya penyelidikan SEC dan merupakan bagian dari upaya lebih luas perusahaan untuk secara bertanggung jawab menyelesaikan masalah hukum yang belum terselesaikan terkait dengan kecelakaan 737 MAX.

“Dengan cara yang melayani kepentingan terbaik pemegang saham, karyawan, dan pemangku kepentingan kami lainnya,” kata seorang juru bicara perusahaan.

“Kami tidak akan pernah melupakan mereka yang hilang di Lion Air Penerbangan 610 dan Ethiopian Airlines Penerbangan 302, dan kami telah membuat perubahan luas dan mendalam di seluruh perusahaan kami sebagai tanggapan atas kecelakaan itu,” lanjutnya.

Otoritas keselamatan udara AS mengizinkan Boeing 737 MAX untuk melanjutkan layanan pada November 2020, sempat dilarang terbang selama 20 bulan setelah kecelakaan.

Penyebab utama dari dua kecelakaan itu diidentifikasi sebagai MCAS, yang seharusnya menjaga pesawat agar tidak berhenti saat naik tetapi malah memaksa hidung pesawat ke bawah. Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengharuskan Boeing untuk meningkatkan sistem ini untuk mengatasi kekurangan tersebut.

Pada Januari 2021, Boeing setuju membayar US$ 2,5 miliar untuk menyelesaikan tuntutan pidana AS atas klaim perusahaan menipu regulator yang mengawasi 737 MAX.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com