Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ratusan orang duduk di St. George's Hall saat Presiden Rusia pidato tentang aneksasi beberapa wilayah Ukraina pada 30 September 2022. (Foto: Sky News)

Ratusan orang duduk di St. George's Hall saat Presiden Rusia pidato tentang aneksasi beberapa wilayah Ukraina pada 30 September 2022. (Foto: Sky News)

Putin: Pilihan Pemilih adalah Pasti

Jumat, 30 September 2022 | 19:48 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

MOSKOW, investor.id – Presiden Rusia Vladimir Putin telah memasuki aula saat upacara di Kremlin, Moskow, ibu kota Rusia sedang berlangsung.

Dia telah diperkirakan segera memproklamirkan empat wilayah Ukraina menjadi bagian dari Rusia.

Ratusan orang duduk di St. George's Hall saat presiden Rusia itu berbicara.

Putin mengatakan kepada hadirin bahwa pilihan pemilih dalam apa yang disebutnya referendum, yang dikecam secara internasional, adalah “pasti”.

Baca juga: Pasukan Rusia Pakai Produk Sanitasi Wanita untuk Luka Tempur

Putin telah menyerukan hadirin untuk mengheningkan cipta bagi mereka yang berperang dalam apa yang dia sebut sebagai “operasi militer khusus”.

“Semua pahlawan operasi militer khusus. Mereka adalah pahlawan. Mereka adalah pahlawan Rusia yang hebat,” kata putin.

Pemerintah Rusia telah dituduh melakukan kekejaman di wilayah yang didudukinya.

Penonton berdiri lagi dan bertepuk tangan saat Putin mengklaim bahwa orang-orang yang tinggal di wilayah yang dianeksasi sekarang menjadi bagian dari Rusia.

Menakutkan, ia memperingatkan bahwa Barat harus mengingat orang-orang dari Kherson, DPR, LPR, dan Zaporizhzhia. “Menjadi warga negara kita, selamanya,” katanya.

Putin Tuding Barat Memecah Rusia

Presiden itu juga mengulangi klaim yang telah dia buat berkali-kali, bahwa Barat berusaha melemahkan Rusia.

“Kembali pada 1991 Barat percaya bahwa Uni Soviet tidak akan kembali, atau Rusia tidak akan kembali, dari pukulan itu. Dan kita mengalami 1990-an yang mengerikan, tetapi Rusia bertahan dan menjadi lebih kuat dan mengambil tempat yang layak,” paparnya.

Baca juga: Pasukan Ukraina Merebut Wilayah yang Berusaha Dianeksasi Rusia

“Tapi Barat mencari peluang baru untuk menyerang kita dan mereka selalu bermimpi memecah negara kita menjadi negara bagian yang lebih kecil yang akan saling berperang,” tambah Putin.

Dia melanjutkan dengan mengklaim bahwa Barat memiliki standar ganda, standar tiga.

“Mereka hanya menganggap kita bodoh. Rusia adalah negara yang hebat, dan ini adalah peradaban yang hebat dan tidak akan terus hidup di bawah aturan yang salah ini,” lanjutnya.

Putin berbicara kepada mereka yang berkumpul, berdiri sendirian di atas panggung. Ia terus membuat klaim tentang Barat dan para elit serta tindakan mereka di seluruh dunia.

Seperti yang sudah diperkirakan, ia juga menyebut tentang senjata nuklir. Putin mengatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat (AS) menciptakan preseden untuk penggunaan senjata nuklir dengan menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang selama Perang Dunia Kedua.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : Sky News

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com