Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kerja sama pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) kali ini akan mendorong percepatan pembangunan di wilayah Papua. (Foto: Kedutaan Besar dan Konsulat AS di Indonesia)

Kerja sama pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) kali ini akan mendorong percepatan pembangunan di wilayah Papua. (Foto: Kedutaan Besar dan Konsulat AS di Indonesia)

Indonesia dan AS Percepat Pembangunan di Wilayah Papua

Kamis, 24 Nov 2022 | 13:24 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Kerja sama pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) kali ini akan mendorong percepatan pembangunan di wilayah Papua.

Pihak AS melalui Badan Pembangunan Internasional (USAID) bergabung dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk mengunjungi Provinsi Papua, Papua Barat, dan Papua Pegunungan untuk peluncuran inisiatif baru. Langkah ini akan membantu mempercepat pembangunan di wilayah tersebut.

Program Papua Collaborative Governance Indonesia (USAID Kolaborasi) adalah program lima tahun senilai US$ 10 juta untuk mendukung Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua.

Baca juga: Program USAID Rp 550 Miliar Dukung Peningkatan Pelayanan Publik dan Tata Kelola

Advertisement

USAID Kolaborasi bekerja sama dengan pemerintah RI untuk memperkuat kerja sama dengan mitra pembangunan, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Ini juga sekaligus membantu Provinsi Papua dan Papua Barat dalam menggunakan Dana Otonomi Khusus yang akan memaksimalkan manfaat bagi warga lokal.

Bersama dengan Bappenas, pemerintah provinsi maupun kabupaten, USAID akan meningkatkan kualitas layanan publik dan meningkatkan keterampilan lembaga lokal untuk mengawasi alokasi dan pelaksanaan anggaran, serta keterlibatan dengan warga lokal.

“Kunjungan bersama ini menunjukkan komitmen kami untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam mewujudkan wilayah Papua yang sejahtera,” kata Direktur USAID Indonesia Jeff Cohen, dikutip Kamis (24/11).

“Perjalanan ini juga akan memungkinkan USAID dan Pemerintah Indonesia untuk lebih memahami tantangan pembangunan dan kebutuhan Orang Asli Papua (OAP) dalam pembangunan daerah,” tambahnya.

“Dari diskusi sebelumnya dengan pemerintah daerah, kami menangkap tantangan pembangunan di Papua, khususnya terkait dengan pelaksanaan Otonomi Khusus,” jelas Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas Himawan.

Baca juga: USAID Bantu Indonesia Cegah Korupsi dengan Program US$ 9,9 Juta

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa tantangan tersebut dapat dijawab melalui adanya Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua yang berdasarkan kebutuhan masyarakat.

“AS berkomitmen untuk bermitra dengan pemerintah Indonesia dalam mengatasi tantangan pembangunan yang penting. USAID berharap dapat memperluas hubungan dekat dengan Bappenas dan bekerja dengan mitra lokal lainnya seperti Kitong Bisa, International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), Universitas Cendrawasih, dan Universitas Papua untuk meningkatkan fungsi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan di Papua dan Papua Barat,” kata pernyataan resmi dari Kedutaan Besar dan Konsulat AS di Indonesia.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : Kedutaan Besar & Konsulat AS di Indonesia

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com