Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kanselir Jerman Olaf Scholz (pertama tengah-kiri) dan presiden organisasi payung pemilik hutan Jerman (AGDW) Andreas Bitter (ketiga tengah-kiri) berdiri di depan pohon Natal yang baru di depan kantor kanselir, ketika paduan suara muda (kanan) bernyanyi di Berlin, Jerman pada 24 November 2022. (Foto: John MACDOUGALL / AFP)

Kanselir Jerman Olaf Scholz (pertama tengah-kiri) dan presiden organisasi payung pemilik hutan Jerman (AGDW) Andreas Bitter (ketiga tengah-kiri) berdiri di depan pohon Natal yang baru di depan kantor kanselir, ketika paduan suara muda (kanan) bernyanyi di Berlin, Jerman pada 24 November 2022. (Foto: John MACDOUGALL / AFP)

Hemat Energi, Kanselir Jerman Redupkan Lampu di Pohon Natal

Jumat, 25 November 2022 | 15:33 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

BERLIN, investor.id – Pohon Natal di luar kantor Kanselir Jerman Olaf Scholz di Berlin tidak akan menyala sepanjang tahun ini, kata seorang juru bicara pemerintah pada Jumat (25/11). Negara Eropa tersebut kini berupaya meredupkan lampu-lampu untuk menghemat energi selama musim dingin.

Lampu di pohon itu hanya akan bersinar selama empat jam setiap malam dari pukul empat hingga delapan, bukannya menyala terus-menerus seperti tahun lalu, kata juru bicara itu, dilansir dari AFP.

Cemara yang dipetik dari hutan Brandenburg dekat Berlin dihiasi dengan 4.920 lampu LED berenergi rendah, yang akan menghabiskan 287 watt per jam.

Baca juga: Mendagri Jerman Pakai Ban OneLove di Piala Dunia Meski Dilarang

Paduan suara anak-anak terdengar menyanyikan lagu klasik “O Tannenbaum” (O Christmas Tree) dekat kaki pohon, di hadapan Scholz.

Tahun lalu, pohon itu dipasang saat Kanselir Angela Merkel yang konservatif masih menjabat.

Mantan pemimpin Jerman mengundurkan diri pada 8 Desember 2021 untuk memberi jalan bagi Scholz dari partai Sosial Demokrat dan mitra koalisinya, Partai Hijau dan FDP liberal.

Beberapa ratus meter dari kantor kanselir, pohon Natal di depan Gerbang Brandenburg juga hanya akan menyala selama enam jam sehari, bukan 24 jam.

Serangan Rusia ke Ukraina pada 24 Februari menjungkirbalikkan pasar energi globa. Itu juga membuat harga melonjak dan menghadapkan Eropa dengan kemungkinan kelangkaan energi selama musim dingin.

Baca juga: Ini Misi Kanselir Jerman Hadiri KTT G20

Untuk menghindari masalah akut menjelang pergantian tahun, Jerman telah menyiapkan sumber gas alam baru dan mendorong langkah-langkah penghematan energi.

Lampu sorot yang menerangi sekitar 200 monumen dan bangunan publik di Berlin, termasuk balai kota berbata merah, Gedung Opera Negara, dan Istana Charlottenburg, juga telah dimatikan sejak Juli 2022.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com