Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi bursa saham Eropa. (Foto AFP)

Ilustrasi bursa saham Eropa. (Foto AFP)

Saham-saham Inggris dan Prancis Melemah, Jerman Menghijau

Sabtu, 3 Des 2022 | 05:32 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris dan Prancis ditutup melemah pada perdagangan Jumat waktu setempat (2/12/2022). Sedangkan saham-saham Jerman menghijau dan memperpanjang keuntungan tiga hari berturut-turut.

Saham-saham Inggris mencatat kerugian untuk hari kedua berturut-turut. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London tergerus 2,26 poin (0,03%) menjadi menetap di 7.556,23 poin.

Indeks FTSE 100 merosot 14,56 poin (0,19%) menjadi 7.558,49 poin pada Kamis (1/12/2022). Setelah terangkat 61,05 poin (0,81%) menjadi 7.573,05 poin pada Rabu (30/11/2022). Bertambah 37,98 poin (0,51%) menjadi 7.512,00 poin pada Selasa (29/11/2022).

Baca juga: Saham-saham Inggris Merosot, Jerman dan Prancis Lanjutkan Menguat

Advertisement

Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59%.

Sedangkan saham-saham Prancis menghentikan reli selama tiga hari berturut-turut. Dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris tergelincir 11,72 poin (0,17%) menjadi menetap di 6.742,25 poin.

Indeks CAC 40 terkerek 15,42 poin (0,23%) menjadi 6,753,97 poin pada Kamis (1/12/2022). Setelah bertambah 69,58 poin (1,04%) menjadi 6.738,55 poin pada Rabu (30/11/2022). Menguat 3,77 poin (0,06%) menjadi 6.668,97 poin pada Selasa (29/11/2022).

Baca juga: Dubes Inggris: Inggris Siap Bantu Kembangkan Infrastruktur Transportasi Indonesia

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 22 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 18 saham lainnya menderita kerugian.

Worldline SA, sebuah perusahaan kasa pembayaran dan transaksional multinasional Prancis menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya merosot 2,31%.

Sementara itu, saham-saham Jerman memperpanjang keuntungan untuk hari ketiga berturut-turut. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt terkerek 39,09 poin (0,27%) menjadi menetap di 14.529,39 poin.

Baca juga: Inggris Sepakati Perdagangan Digital Baru dengan Ukraina

Indeks DAX 40 bertambah 93,26 poin (0,65%) menjadi 14.490,30 poin pada Kamis (1/12/2022). Setelah bangkit 41,59 poin (0,29%) menjadi 14.397,04 poin pada Rabu (30/11/2022). Merosot  27,91 poin (0,19%) menjadi 14.355,45 poin pada Selasa (29/11/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 27 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 13 saham lainnya mengalami kerugian.

Vonovia SE, sebuah perusahaan properti dan pengembang real estat Jerman terdongkrak 2,96%, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham blue chips.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : ANTARA

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com