Menu
Sign in
@ Contact
Search
Bursa Efek Paris, Perancis. Foto ilustrasi: ivoox.id

Bursa Efek Paris, Perancis. Foto ilustrasi: ivoox.id

Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Perpanjang Kerugian

Kamis, 8 Des 2022 | 05:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis memperpanjangkerugian setelah berakhir di wilayah negatif pada perdagangan Rabu waktu setempat (7/12/2022).

Saham-saham Inggris mencatat kerugian untuk hari kedua berturut-turut. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London kehilangan 32,20 poin (0,43%) menjadi menetap di 7.489,19 poin.

Indeks FTSE 100 jatuh 46,15 poin (0,61%) menjadi 7.521,39 poin pada Selasa (6/12/2022). Setelah menguat 11,31 poin (0,15%) menjadi 7.567,54 poin pada Senin (5/12/2022). Tergerus 2,26 poin (0,03%) menjadi 7.556,23 poin pada Jumat (2/12/2022).

Baca juga: Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Berakhir Melemah

Advertisement

Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59%.

Sedangkan saham-saham Jerman memperpanjang kerugian untuk hari ketiga berturut-turut. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt jatuh 82 poin (0,57%) menjadi menetap di 14.261,19 poin.

Indeks DAX 40 merosot 104,42 poin (0,72%) menjadi 14.343,19 poin pada Selasa (6/12/2022). Setelah tergerus 81,78 poin (0,56%) menjadi 14.447,61 poin pada Senin (5/12/2022). Terkerek 39,09 poin (0,27%) menjadi 14.529,39 poin pada Jumat (2/12/2022).

Baca juga: Inggris Sepakati Perdagangan Digital Baru dengan Ukraina

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak sembilan saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 29 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Porsche Automobil Holding SE, sebuah perusahaan induk industri otomotif yang menawarkan pengembangan, produksi, dan penjualan mobil mewah menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya terperosok 2,33%.

Sementara itu, saham-saham Prancis mencatat penurunan untuk hari keempat berturut-turut. Dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris tergerus 27,20 poin (0,41%) menjadi menetap di 6.660,59 poin.

Baca juga: Dubes Inggris: Inggris Siap Bantu Kembangkan Infrastruktur Transportasi Indonesia

Indeks CAC 40 berkurang 9,17 poin (0,14%) menjadi 6.687,79 poin pada Selasa (6/12/2022). Setelah merosot 45,29 poin (0,67%) menjadi 6.696,96 poin pada Senin (5/12/2022). Tergelincir 11,72 poin (0,17%) menjadi 6.742,25 poin pada Jumat (2/12/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, hanya empat saham yang berhasil membukukan keuntungan, sementara 36 saham lainnya menderita kerugian.

Kering SA,sebuah perusahaan yang merancang, memproduksi, dan memasarkan barang-barang fesyen mewah siap pakai, menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya terperosok 4,15%.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com