Menu
Sign in
@ Contact
Search
Seorang pria berdiri di samping kendaraan VinFast di pabrik perusahaan di Hai Phong, Vietnam pada 7 April 2022. (Foto: REUTERS/Thinh Nguyen)

Seorang pria berdiri di samping kendaraan VinFast di pabrik perusahaan di Hai Phong, Vietnam pada 7 April 2022. (Foto: REUTERS/Thinh Nguyen)

Dorong Ekspansi Global, Produsen EV Vietnam Ajukan IPO di AS

Kamis, 8 Des 2022 | 06:46 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

HANOI, investor.id – Produsen kendaraan listrik (EV) Vietnam VinFast mengatakan telah mengajukan penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) di Amerika Serikat (AS). Sahamnya akan dicatatkan di Nasdaq di bawah simbol ticker “VFS” untuk mendanai perluasannya dengan pabrik yang direncanakan di North Carolina.

VinFast, yang mulai beroperasi pada 2019, bersiap untuk berekspansi di pasar AS. Perusahaan berharap dapat bersaing dengan produsen mobil lama dan perusahaan rintisan dengan dua SUV all electric produksinya yakni VF8 dan VF9, termasuk penyewaan baterai untuk mengurangi harga pembelian.

Untuk IPO, perseroan mengatakan akan melakukan konversi menjadi perseroan terbatas Singapura dan akan dikenal sebagai VinFast Auto Ltd. Sementara jumlah saham yang akan ditawarkan dan kisaran harga penawaran yang diusulkan belum ditentukan.

Baca juga: 2 Unit Pertamina Ditargetkan IPO Tahun Depan

Advertisement

Citigroup, Morgan Stanley, Credit Suisse, dan JP Morgan memimpin sindikat sembilan bank di belakang kesepakatan itu, menurut pengajuan perusahaan. Jika berhasil, VinFast akan menjadi perusahaan Vietnam pertama yang terdaftar di AS.

Pengajuan Selasa (6/12) mengikuti pengajuan rahasia VinFast ke Komisi Sekuritas dan Pertukaran AS (SEC) pada April. Ini hanya sebulan setelah perusahaan mengatakan akan membangun pabrik produksi di Carolina Utara, dengan kapasitas awal yang diproyeksikan 150.000 unit EV per tahun.

Sebuah unit dari Vingroup konglomerat terbesar Vietnam, VinFast pertama kali menandai IPO AS pada April 2021. Perusahaan berharap dapat mengumpulkan US$ 2 miliar dengan valuasi sekitar US$ 60 miliar.

Valuasi pasar untuk perusahaan rintisan (startup) EV telah mendingin secara drastis selama setahun terakhir, setelah beberapa perusahaan dengan valuasi setinggi langit menghadapi pengawasan, bersamaan dengan ekonomi global yang suram.

“Valuasi atau ukuran IPO kami sebagian akan tergantung pada kondisi pasar,” kata CEO VinFast Le Thi Thu Thuy dalam sebuah pernyataan yang dirilis Rabu (7/12).

“VinFast akan terus memantau peluang penggalangan dana di masa depan, karena pasar menjadi lebih akrab dengan merek dan cerita VinFast,” imbuhnya.

Indeks S&P AS & China Electric Vehicle, yang mengukur kinerja perusahaan yang terlibat dalam bisnis EV, telah turun 33,51% sejak awal tahun dan berada di 1.933,47 pada penutupan Selasa.

Perusahaan mengatakan IPO hanyalah salah satu opsi untuk mengumpulkan dana. Pada Juli 2022, perusahaan mengatur dengan bank untuk mengumpulkan setidaknya US$ 4 miliar untuk mendorong ekspansi agresifnya.

Tidak ada kerangka waktu yang ditentukan untuk penawaran Selasa, meskipun perusahaan mengatakan akan melakukan IPO pada kuartal IV tahun ini.

Baca juga: Pertamina Geothermal IPO Lebih Dulu, Pertamina Hulu Butuh Dana Rp 90 Triliun

Namun pada Mei 2022, perusahaan induknya yakni Vingroup memperingatkan bahwa IPO dapat ditunda hingga 2023 karena ketidakpastian pasar.

“VinFast bermaksud untuk melakukan IPO setelah SEC menyatakan pernyataan pendaftaran efektif, kondisi pasar memungkinkan,” kata Thuy, mencatat tujuan utama perusahaan adalah berhasil mendaftarkan VinFast di bursa saham AS.

Produsen EV tersebut pada akhir November mengirimkan gelombang pertama 999 unit kendaraan ke AS, menutup tawaran lima tahun untuk mengembangkan pusat produksi mobil di Vietnam untuk pasar di Amerika Utara dan Eropa.

VinFast mengatakan memiliki hampir 65.000 pesanan secara global dan berharap dapat menjual 750.000 unit EV setiap tahun pada 2026.

Saham perusahaan induk VinFast yang terdaftar, Vingroup, yang juga memiliki bisnis pengembangan properti dan resor atau naik 5,11% pada perdagangan Rabu pagi setelah pengumuman IPO.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : REUTERS

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com