Menu
Sign in
@ Contact
Search
Trader bekerja di lantai Bursa Efek New York, AS. (FOTO: Michael M. Santiago / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Trader bekerja di lantai Bursa Efek New York, AS. (FOTO: Michael M. Santiago / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Investor Mencerna Data Ekonomi AS, Wall Street Berakhir Melemah

Sabtu, 10 Des 2022 | 06:46 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

NEW YORK, investor.id - Wall Street berakhir melemah pada pedagangan Jumat (9/12/2022). Karena investor menilai data ekonomi dan menunggu potensi kenaikan suku bunga 50 basis poin oleh Federal Reserve AS pada pertemuan minggu depan. Sementara perusahaan pakaian Lululemon merosot menyusul perkiraan laba yang mengecewakan.

Harga produsen AS naik sedikit lebih dari yang diperkirakan pada November di tengah lonjakan biaya layanan. Tetapi trennya moderat, dengan inflasi tahunan membukukan kenaikan terkecil dalam 1-1/2 tahun, data menunjukkan

"Data hari ini menunjukkan bahwa inflasi turun, tetapi tetap bertahan dan lebih lengket dari yang diperkirakan kebanyakan orang," kata Anthony Saglimbene, kepala strategi pasar di Ameriprise Financial di Troy, Michigan.

Namun, pada Desember, sentimen konsumen membaik, sementara ekspektasi inflasi turun ke level terendah dalam 15 bulan, survei University of Michigan menunjukkan.

Advertisement

Baca juga: Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Kompak Menguat

Perdagangan berjangka menunjukkan peluang 77% Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin minggu depan, dengan peluang 23% kenaikan 75 basis poin, dengan peluang tersebut sedikit berubah setelah data ekonomi hari Jumat.

Data harga konsumen untuk November, yang akan dirilis Selasa, akan memberikan petunjuk baru tentang rencana pengetatan moneter bank sentral.

Lululemon Athletica Inc anjlok hampir 13% setelah memperkirakan pendapatan dan laba kuartal liburan yang lebih rendah dari perkiraan. Sedangkan Netflix Inc naik 3,1% setelah Wells Fargo meningkatkan raksasa streaming video menjadi ‘kelebihan berat’ dari ‘berat yang sama’.

S&P 500 turun 0,73% untuk mengakhiri sesi di 3.934,38 poin. Nasdaq melemah 0,70% menjadi 11.004,62 poin. Sementara Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,90% menjadi 33.476,46 poin.

Dari 11 indeks sektor S&P 500, 10 mengalami turun. Penurunan dipimpin oleh energi yang turun 2,33%, diikuti oleh penurunan perawatan Kesehatan sebanyak 1,28%. 

Baca juga: Australia Keluarkan Travel Advice, Menteri Sandiaga Buka Suara Terkait RKUHP

Indeks energi mencatat penurunan sesi ketujuh berturut-turut, penurunan beruntun terpanjang sejak Desember 2018, karena harga minyak tampaknya akan turun mingguan karena kekhawatiran resesi.

Indeks utama Wall Street telah jatuh minggu ini setelah membukukan dua kenaikan mingguan berturut-turut. Yang sangat membebani investor adalah kekhawatiran potensi resesi tahun depan karena perpanjangan kenaikan suku bunga bank sentral.

Untuk minggu ini, S&P 500 turun 3,4%, Dow kehilangan 2,8% dan Nasdaq turun 4%.

Saham AS. mengakhiri penurunan baru-baru ini pada hari Kamis setelah data menunjukkan klaim pengangguran awal naik sederhana minggu lalu.

Baca juga: BI: The Fed Diperkirakan Kerek Suku Bunga Acuan 50 Bps di Desember

Broadcom Inc melonjak 2,6% setelah pembuat chip tersebut memperkirakan pendapatan kuartal saat ini di atas estimasi Wall Street.

Boeing Co naik 0,3% setelah Reuters melaporkan pembuat pesawat berencana untuk mengumumkan kesepakatan dengan United Airlines (UAL.O) untuk pesanan 787 Dreamliner minggu depan.

Penurunan saham melebihi jumlah yang meningkat dalam S&P 500 dengan rasio 3,3 banding satu. S&P 500 membukukan 5 tertinggi baru dan 1 terendah baru. Sedangkan Nasdaq mencatat 54 tertinggi baru dan 213 terendah baru.

Volume di bursa AS relatif ringan, dengan 9,9 miliar saham diperdagangkan, dibandingkan dengan rata-rata 10,9 miliar saham selama 20 sesi sebelumnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : REUTERS

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com