Menu
Sign in
@ Contact
Search
Alex Spiro, salah satu pengacara pembela Elon Musk, memasuki mobil saat dia meninggalkan Gedung Federal Phillip Burton dan Gedung Pengadilan di San Francisco, California, Amerika Serikat pada 20 Januari 2023. (Foto: Amy Osborne/AFP)

Alex Spiro, salah satu pengacara pembela Elon Musk, memasuki mobil saat dia meninggalkan Gedung Federal Phillip Burton dan Gedung Pengadilan di San Francisco, California, Amerika Serikat pada 20 Januari 2023. (Foto: Amy Osborne/AFP)

Musk Bilang Beli Tesla Seharga US$ 420 Per Saham Bukanlah Lelucon

Selasa, 24 Jan 2023 | 09:00 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

SAN FRANCISCO, investor.id – Elon Musk mengatakan kepada juri bahwa cuitannya pada 2018 tentang membeli Tesla secara pribadi dengan harga US$ 420 per saham bukanlah lelucon. Ia menambahkan dana kekayaan kedaulatan Arab Saudi serius membantunya melakukannya.

CEO Tesla itu kembali ke kursi saksi untuk menjawab pertanyaan dari pengacara untuk investor yang marah, yang menuduhnya merugikan mereka jutaan dolar dengan sepasang cuitan yang diduga salah tentang mengamankan dana untuk membelinya.

Seorang pengacara penggugat berfokus pada angka pembelian Musk sebesar 420, angka yang juga merupakan kode unjuk rasa populer untuk ganja, yang digunakan Musk.

Baca juga: Luhut: BYD dan Tesla Sudah Melakukan Finalisasi Investasi di Indonesia

Advertisement

“420 dipilih bukan karena lelucon. Itu dipilih karena ada premi 20% di atas harga saham,” kata Musk ketika ditanya apakah dia tertawa ketika membuat cuitan itu, Selasa (24/1).

Musk menambahkan, bagaimanapun juga ada “beberapa karma” sekitar angka 420. “(Meskipun) saya harus mempertanyakan apakah itu karma baik atau buruk pada saat ini,” tuturnya.

Kasus ini berkisar pada dua cuitan di mana Musk mengatakan ada pendanaan dijamin untuk sebuah proyek membeli produsen mobil listrik yang diperdagangkan secara publik. Di cuitan kedua ia menambahkan dukungan investor telah dikonfirmasi.

Kicauan di media sosial Twitter itu membuat harga saham Tesla bergerak naik turun. Musk lalu digugat oleh pemegang saham yang mengatakan taipan itu bertindak sembrono dalam upaya menekan investor yang bertaruh, atau “merugi”, melawan perusahaan.

Di persidangan, Musk menyebut aksi short selling sebagai tindakan jahat.

“Sulit untuk menghargai sekarang betapa banyak serangan Tesla oleh short seller yang ingin Tesla mati,” kata Musk kepada juri.

Selesai Kesepakatan”

Tetapi Musk mengatakan dirinya menghentikan cuitan yang dipermasalahkan, setelah mengetahui cerita Financial Times tentang dana investasi Arab Saudi yang ingin mengakuisisi saham di Tesla.

“Kekhawatiran saya adalah jika mereka mengetahui semua informasi ini, maka mereka juga berpotensi mengetahui tentang take private,” kata Musk tentang laporan berita tersebut.

Musk bersaksi dana kekayaan kedaulatan Arab Saudi dengan tegas dan tanpa pertanyaan mendukung proyeknya. Miliarder itu menambahkan kepala hedge fund mengatakan kepadanya bahwa putra mahkota Arab Saudi juga ikut serta.

“Jadi pada dasarnya saya menganggap itu berarti itu adalah kesepakatan yang dilakukan,” kata Musk.

Ketika dihadapkan dengan pertukaran dengan pendanaan Saudi yang menunjukkan bahwa mereka menginginkan lebih banyak detail sebelum melakukan rencana pembeliannya, Musk mengatakan dana itu “mundur”.

Musk bersaksi dirinya memahami dana tersebut akan melakukan apa pun untuk mengambil Tesla secara pribadi dan memiliki banyak uang untuk melakukannya.

Baca juga: Tesla Bangun Pabrik di RI, Saham Nikel Panas   

Ia juga menambahkan, meski tanpa dana Saudi, dia memiliki kekayaan pribadi untuk mengambil alih Tesla pada saat itu. Termasuk dengan menggunakan sahamnya di SpaceX, perusahaan yang juga dia kelola.

Musk mengatakan dirinya telah membagikan beberapa detail rencananya dengan miliarder teknologi dan investor Tesla Larry Ellison, yang merupakan salah satu saksi yang dijadwalkan untuk bersaksi di persidangan dengan dakwaan penipuan.

Selama kesaksian minggu lalu, seorang profesor Harvard yang dipanggil sebagai saksi oleh penggugat mengatakan rencana Musk adalah “ilusi” dan sangat menyimpang dari cara kesepakatan besar biasanya terjadi.

Dalam sambutan pembukaannya sendiri, pengacara Musk Alex Spiro mengatakan meskipun cuitan itu mungkin merupakan “pilihan kata yang sembrono”, itu bukan penipuan. “Bahkan tidak mendekati (penipuan),” tuturnya.

“Saya dituduh melakukan penipuan. Ini keterlaluan,” kata Musk saat pengacaranya mengambil alih interogasi pada Senin (23/1).

Kesaksian sang taipan akan ditutup pada Selasa waktu setempat.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com