Menu
Sign in
@ Contact
Search
Bursa Saham Frankfurt, Jerman. (FOTO: Reuters)

Bursa Saham Frankfurt, Jerman. (FOTO: Reuters)

Saham-Saham Inggris, Jerman dan Prancis Kompak Memerah

Kamis, 26 Jan 2023 | 05:46 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis kompak ditutup memerah pada perdagangan Rabu waktu setempat (25/1/2023).

Saham-saham Inggris memperpanjang penurunan untuk hari kedua berturut-turut. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London merosot 12,49 poin (0,16%) menjadi menetap di 7.744,87 poin.

Indeks FTSE 100 tergerus 27,31 poin (0,35%)menjadi 7.757,36 poin pada Selasa (24/1/2023). etelah menguat 14,08 poin (0,18%) menjadi 7.784,67 poin pada Senin (23/1/2023). Terangkat 23,30 poin (0,30%) menjadi 7.770,59 poin pada Jumat (20/1/2023).

Baca juga: Saham-Saham Inggris dan Jerman Memerah, Prancis Lanjutkan Penguatan

Advertisement

Polymetal International PLC, sebuah perusahaan pertambangan logam mulia Inggrir-Rusia yang terdaftar di Saint Helier, Jersey, membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chip, dengan harga sahamnya terjun 20,12%.

Hal serupa juga terjadi pada saham-saham Jerman yang membukukan kerugian untuk hari kedua berturut-turut. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt melemah 11,47 poin (0,08%) menjadi menetap di 15.081,64 poin.

Indeks DAX 40 menyusut 9,84 poin (0,07%) menjadi 15.093,11 poin pada Selasa (24/1/2023). Setelah naik 69,36 poin (0,46%) menjadi 15.102,95 poin pada Senin (23/1/2023). Menguat 113,20 poin (0,76%) menjadi 15.033,56 poin pada Jumat (20/1/2023).

Baca juga: Bikin Konten Medsos, PM Inggris Didenda Polantas

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen Indeks DAX 40, sebanyak 17 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 22 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Fresenius SE & Co KGaA, sebuah grup perusahaan perawatan kesehatan global dengan produk dan layanan untuk cuci darah di rumah sakit, dan perawatan medis pasien di rumah mencatat top loser di antara saham blue chip, dengan harga sahamnya tergelincir 2,42%.

Sementara itu, saham-saham Prancis menghentikan reli selama tiga hari berturut-turut. Dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris tergerus 6,60 poin (0,09%) menjadi menetap di 7.043,88 poin.

Baca juga: Inggris Tujuan Kuliah Favorit Pelajar Indonesia

Indeks CAC 40 menguat 18,46 poin (0,26%) menjadi 7.050,48 poin pada Selasa (24/1/2023). Setelah bertambah 36,03 poin (0,52%) menjadi 7.032,02 poin pada Senin (23/1/2023). Terkerek 44,12 poin (0,63%) menjadi 6.995,99 poin pada Jumat (20/1/2023).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen Indeks CAC 40, sebanyak 14 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 26 saham lainnya menderita kerugian.

Dassault Systemes SE, perusahaan teknologi yang menyediakan layanan aplikasi perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung proses inovasi perusahaan klien menjadi top loser di antara saham blue chip, dengan harga sahamnya terpuruk 1,79%.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : ANTARA

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com