Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi Teknologi 5G-Computerworld/IST

Ilustrasi Teknologi 5G-Computerworld/IST

5G Diluncurkan di AS Tanpa Dampak Berarti ke Penerbangan

Jumat, 21 Januari 2022 | 05:01 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

NEW YORK, investor.id - Raksasa telekomunikasi AT&T dan Verizon memulai layanan 5G di Amerika Serikat (AS) tanpa gangguan berarti terhadap aktivitas penerbangan seperti dikhawatirkan sebelumnya. Namun skala peluncuran teknologi nirkabel baru tersebut juga dikurangi.

Operator seluler menghabiskan puluhan miliar dolar untuk mendapatkan lisensi jaringan 5G tahun lalu. Tetapi kelompok industri penerbangan telah menyuarakan kekhawatiran tentang kemungkinan gangguan pada altimeter radio pesawat, yang dapat beroperasi pada frekuensi yang sama.

Frekuensi ini sangat penting untuk pendaratan di malam hari atau dalam cuaca buruk. Baik AT&T maupun Verizon pekan ini sepakat untuk mengurangi skala jaringan 5G di dekat bandara, menyusul protes dari maskapai penerbangan AS.

Sekelompok maskapai telah memperingatkan peluncuran itu akan menyebabkan gangguan massal. Terlepas dari pengurangan tersebut, sejumlah maskapai internasional sempat membatalkan penerbangan ke AS dari jadwal Rabu (19/1). Tetapi tidak ada pembatalan secara massal dan beberapa perusahaan berencana untuk melanjutkan layanan pada hari berikutnya.

Pada Kamis (20/1) pagi waktu setempat, sebanyak 473 penerbangan melalui bandara AS telah dibatalkan, menurut situs pelacakan FlightAware. Angka ini turun dari jumlah minggu lalu ketika tidak ada gangguan besar. Maskapai yang membatalkan penerbangan Rabu di antaranya Air India, ANA, dan Japan Airlines. Ketiga perusahaan mengatakan pihaknya akan memulihkan rute tersebut pada hari berikutnya.

“Penerbangan Delhi ke JFK kami berangkat pagi ini pukul 7 pagi (0130 GMT),” kata juru bicara Air India, Kamis, seperti dikutip AFP. Ia menambahkan bahwa maskapai juga akan mengoperasikan penerbangan ke San Fransisco dan Chicago. ANA dan Japan Airlines juga mengatakan akan melanjutkan penerbangan pada Kamis, setelah ada jaminan dari regulator di Federal Aviation Administration (FAA) di Washington.

“Karena peluncuran layanan 5G di AS kini telah ditunda sebagian, pengoperasian penerbangan ANA mulai 20 Januari akan mengikuti jadwal normal,” kata Presiden ANA Yuji Hirako dalam pernyataan resmi.

FAA mengatakan pada Rabu bahwa mereka sekarang telah menyetujui 62% armada komersial AS untuk melakukan pendaratan dengan visibilitas rendah di bandara dengan 5G. Angka persetujuan ini naik dari hanya 45% pada Minggu (16/1).

“Bahkan dengan persetujuan ini, penerbangan di beberapa bandara mungkin masih terpengaruh,” kata badan tersebut. (afp)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN