Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen memperlihatkan aplikasi ponsel yang menampilkan Sertifikat Digital Covid Uni Eropa, saat memberikan pernyataan di Brussels, Belgia, pada 16 Juni 2021. ( Foto: JOHANNA GERON / POOL / AFP )

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen memperlihatkan aplikasi ponsel yang menampilkan Sertifikat Digital Covid Uni Eropa, saat memberikan pernyataan di Brussels, Belgia, pada 16 Juni 2021. ( Foto: JOHANNA GERON / POOL / AFP )

AS Masuk Daftar Perjalanan Aman UE

Kamis, 17 Juni 2021 | 06:38 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

LONDON, investor.id – Uni Eropa (UE) pada Rabu (16/6) memutuskan untuk menambahkan Amerika Serikat (AS) ke dalam daftar perjalanan aman. Yang berarti akan lebih mudah bagi warga negara AS untuk berlibur di salah satu dari 27 negara anggota blok mata uang tunggal itu. Demikian menurut pernyataan dua sumber UE yang telah memberikan konfirmasi kepada CNBC.

Sebagai informasi, perjalanan non-esensial dari Amerika Serikat, dan dari tempat lain, sempat dikenakan larangan oleh UE menyusul pandemi virus corona Covid-19 sekaligus menghindari penularan lebih lanjut.

Namun ketika pemberian vaksinasi semakin cepat, sebanyak 27 duta besar negara anggota Uni Eropa yang berbasis di Brussels, Belgia merekomendasikan pada Rabu bahwa kawasanya harus mengizinkan kedatangan para pelancong non-esensial dari delapan negara dan wilayah baru.

Ada pun wilayah yang dimaksud terdiri atas AS, Albania, Makedonia Utara, Serbia, Lebanon, Taiwan, Makau, dan Hong Kong.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar New York Times pada April, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan, para wisatawan Amerika yang sudah memperoleh vaksinasi lengkap akan diizinkan untuk mengunjungi blok tersebut di musim panas ini.

Tetapi rekomendasi UE yang baru ini dapat melangkah lebih jauh dalam hal memungkinkan wisatawan AS dapat berkunjung hanya dengan menunjukkan tes negatif Covid, dan menghindari karantina.

Saat ini, semua keputusan telah diserahkan ke masing-masing negara anggota UE dalam memutuskan bagaimana akan menerapkan pedoman dan mengizinkan wisatawan untuk masuk. Para pelancong juga harus mengkonfirmasi aturan tentang tujuan yang mereka tuju sebelum terbang.

Rekomendasi yang dirilis pada Rabu di tingkat UE bertujuan mengoordinasikan aturan perjalanan di seluruh blok, dan harus diselesaikan dalam beberapa hari mendatang, mengikuti keputusan nasional dari masing-masing negara anggota.

Inggris Dihilangkan

Di sisi lain ada satu negara yang masuk daftar pengecualian, yakni Inggris Raya. Pasalnya, hampir setengah dari populasi yang baru mendapat vaksinasi lengkap dalam memerangi virus corona.

Menurut seorang pejabat Uni Eropa, perjalanan yang tidak penting dari Inggris masih dilarang sehubungan dengan varian Delta.

Di samping itu, Pemerintah Inggris pada awal pekan ini telah menunda rencana untuk mencabut semua aturan pembatasan virus corona bulan ini karena meningkatnya kasus infeksi. Lonjakan baru-baru ini dalam jumlah kasus Covid-19 terkait dengan varian delta yang pertama kali ditemukan di India, yang diyakini sekitar 60% lebih menular daripada varian virus sebelumnya.

Alhasil, kini Inggris berharap akan lebih banyak vaksinasi dalam empat pekan ke depan yang memungkinkannya untuk mengakhiri semua aturan pembatasan terkait irus corona pada 19 Juli.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN