Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Manufaktur mobil mewah Aston Martin siap melansir produk SUV terbaru keluarannya, Aston Martin DBX.

Manufaktur mobil mewah Aston Martin siap melansir produk SUV terbaru keluarannya, Aston Martin DBX.

Aston Martin Buka Pabrik Baru di Wales

Fajar Widhiyanto, Sabtu, 7 Desember 2019 | 11:04 WIB

Manufaktur produsen mobil mewah yang berbasis di Inggris, Aston Martin secara resmi membuka pabrik barunya di St Athan, di selatan Wales, Jumat (6/12) waktu setempat. Di lokasi pabrik baru seluas 36,5 hektare bekas lahan milik kementerian pertahanan tersebut, akan diproduksi mobil sport andalannya di pasar, Aston Martin DBX.

Pabrik ini diperkirakan menyerap tenaga kerja sebanyak 600 orang, dan akan meningkat menjadi 750 orang saat produksi puncak. Masa operasi pabrik diperkirakan bisa dimulai pada kuartal kedua tahun depan. Pihak manajemen berharap, produksi varian DBX bisa menjadi pendorong penjualan di tahun-tahun mendatang.

Saham Aston Martin yang mulai diperdagangkan pada Oktober lalu di Bursa Saham London, telah kehilangan nilainya hampir dua pertiga dari nilai saat pencatatan saham perdana. Pada bulan lalu, perusahaan mengumumkan telah mencatatakan kerugian sebelum pajak sebesar £ 92,3 juta dalam tiga kuartal terakhir, menyusul dipangkasnya proyeksi penjualan pada bulan Juli 2019 dari 7.300 unit, menjadi maksimal 6.500 unit. Pihak manajemen sebelumnya juga menyebutkan terlalu banyak produknya yang tak terjual.

Pada September lalu perusahaan juga telah berhasil menangguk dana sebesar £ 121 juta atau sekira US$ 150 juta dalam penerbitan obligasi. Dana yang didapat dari emisi tersebut akan digunakan untuk pengembangan Aston Martin DBX, mengikuti pertumbuhan pasar SUV global.

Presiden Aston Martin Lagonda yang juga group chief executive Andy Palmer mengatakan, penerbitan surat utang jangka pendek ini dinilai akan menghilangkan anggapan bahwa perusahaan tengah kekurangan likuiditas.

“Lewat setiap cara substansial dan material, akan memastikan bahwa kami bisa melansir DBX di tengah tantangan ketidakpastian global,” kata Palmer seperti dikutip yahoo finance UK.

Bicara tentang pabrik di Wales, Palmer menjelaskan hari pembukaan pabrik telah menjadi hari yang menentukan bagi perusahaan dan rasa percaya diri mereka di Inggris. Pembukaan pabrik juga terjadi sehari setelah  lompatan harga saham perusahaan lebih dari 17%, menyusul keluarnya laporan dari majalah Autocar yang memberitakan miliuner Lawrence Stroll telah menyatakan minatnya untuk membeli porsi saham Aston Martin.

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA