Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. ( Foto: AFP / Ben STANSALL )

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. ( Foto: AFP / Ben STANSALL )

Bagaimana Pemimpin Dunia Menjalani Covid-19

Iwan Subarkah, Sabtu, 4 April 2020 | 11:17 WIB

Sejumlah pemimpin dunia mengisolasi diri secara sukarela selama pandemic Covid-19. Sebagian lagi, sebagaimana miliaran orang lain di seluruh dunia, harus mengubah keseharian dalam menjalani wabah global ini. Berikut ini beberapa contohnya, seperti disarikan oleh AFP dan dikutip pada Jumat (4/4);

l Angela Merkel

Kanselir Jerman ini pada Jumat keluar dari karantina 14 hari di kediamannya di Berlin. Ia langsung kembali bekerja dan memimpin negara lewat sambungan video dan audio. Merkel sebelumnya diisolasi setelah bertemu seorang dokter yang positif Covid-19. Tapi dari serangkaian tes, Merkel negatif dari infeksi virus ini.

Kanselir Jerman Angela Merkel
Kanselir Jerman Angela Merkel

Selama krisis ini berlangsung, Merkel antara lain diketahui berada di sebuah supermarket. Ia tengah belanja empat botol minuman anggur dan satu pak tisu toilet.

l Boris Johnson

Perdana Menteri (PM) Inggris ini mengarantina diri di kantornya di Downing Street 10, setelah positif terjangkit Covid-19 pada 27 Maret 2020, setelah sebelumnya mengalami gejala ringan. Pada Jumat, ia mengungkapkan akan melanjutkan karantina mandiri. Selama karantina itu, pasangannya Carrie Symonds yang tengah mengandung, tidak tinggal bersamanya. “Saya masih memiliki satu gejala ringan, yaitu suhu tubuhh,” ujar Johnson.

Ia memimpin rapat kabinet via konferensi video dan mengaku terus berhubungan dengan para menteri serta otoritas kesehatan dalam memerangi wabah ini.

l Justin Trudeau

PM Kanada ini memimpin negara dari karantina di kediamannya di Rideau Cottage di kota Ottawa, sejak istrinya Sophie Gregoire positif Covid-19 pada 12 Maret 2020.

Setiap pagi, ia keluar ke teras rumput di kediamannya untuk memberikan konferensi pers. Ia antara lain tidak memiliki gejala dan sudah membatalkan seluruh rencana lawatan.

Sementara istrinya, setelah pada 28 Maret 2020 dinyatakan sembuh, membawa ketiga anaknya ke kediaman musim panas sang PM.

l Donald Trump

Presiden AS Donald Trump. ( Foto: JIM WATSON / AFP )
Presiden AS Donald Trump. ( Foto: JIM WATSON / AFP )

Presiden AS yang sudah dua kali dites dan hasilnya negatif ini sudah membatalkan beberapa kampanye di seluruh AS. Kecuali sekali kunjungan ke pangkalan AL di Virginia, Trump tetap di Washington dan sebagian besar di Gedung Putih. Ia setiap hari menggelar konferensi pers. Ia juga terus berkomentar via Twitter dan menjalani wawancara untuk Fox News.

l Vladimir Putin

Presiden Rusia ini bekerja dari kediamannya di Novo-Ogaryovo di luar kota Moscow. Ia sudah beberapa kali menjalani tes, dan juga beberapa orang terdekatnya. Tapi sejauh ini, kata Kremlin, ia baik-baik saja.

Kekhawatiran atas kondisi kesehatannya muncul setelah ia di TV kelihatan bersalaman tangan, tanpa APD, dengan dokter yang juga direktur rumah sakit utama di Moskow, yang kemudian positif Covid-19. Pada Rabu (¼), ia memimpin rapat kabinet via konferensi video.

l Emmanuel Macron

Presiden Prancis ini belum menjalani tes Covid-19, karena tidak menunjukkan gejala. Tapi sejumlah pekerja di Istana Elysee, kediaman resmi presiden, sudah dirumahkan dan media Prancis melaporkan bahwa sejumlah orang dekatnya sudah positif Covid-19.

Presiden Prancis Emmanuel Macron. ( Foto: Michel Euler / POOL / AFP )
Presiden Prancis Emmanuel Macron. ( Foto: Michel Euler / POOL / AFP )

Sementara negaranya dalam karantina penuh, ia rutin menemui para tenaga medis, peneliti, dan juga pekerja medis lain tanpa mengenakan APD. Kecuali di rumah sakit. Karena posisi resmi Prancis hingga saat ini adalah masker hanya untuk yang positif Covid-19 dan para tenaga medis.

l Shinzo Abe

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe saat berbicara dalam konferensi pers di Tokyo, pada 9 Desember 2019. ( Foto:  Japan OUT / AFP / JIJI PRESS / STR )
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.  Foto: Japan OUT / AFP / JIJI PRESS / STR

PM Jepang ini beberapa kali terlihat berbicara di hadapan parlemen. Hingga beberapa kali dalam sehari. Dan hampir sepanjang akhir pekan lalu menyampaikan konferensi pers via televisi.

l Guiseppe Conte

Sejak krisis ini menghantam negaranya, PM Italia ini beberapa kali tampil di TV, untuk mengumumkan beberapa langkah keamanan dari kediaman resminya di Palazzo Chigi.

Kepada harian La Repubblica pada Maret, Conte mengaku negatif Covid-19 dan kondisinya terus dipantau oleh tim dokter.

l Xi Jinping

Presiden Tiongkok Xi Jinping (kanan) berjabat tangan dengan seorang gadis cilik saat tiba di bandara internasional Macau di Macau pada 18 Desember 2019, menjelang perayaan peringatan 20 tahun serah terima dari Portugal ke Tiongkok. ( Foto: AFP / WALLACE ANTHONY )
Presiden Tiongkok Xi Jinping. Foto: AFP / WALLACE ANTHONY

Presiden Tiongkok ini tidak banyak muncul di muka umum sejak wabah ini pertama kali muncul di negaranya pada Desember 2019. Ia hanya kelihatan pada pertengahan Februari 2020 dan mengenakan masker. Ia lebih banyak tetap berada di Beijing selama wabah ini. Kecuali saat mengunjungi kota Wuhan. (afp)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN