Menu
Sign in
@ Contact
Search
Banjir di Seoul, Korea Selatan pada 8 Agustus 2022. (FOTO: Twitter/@i_melody_you/@cafetero7878)

Banjir di Seoul, Korea Selatan pada 8 Agustus 2022. (FOTO: Twitter/@i_melody_you/@cafetero7878)

Banjir Tewaskan Sedikitnya 8 Orang di Ibu Kota Korsel

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:46 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

SEOUL, investor.id – Banjir besar menewaskan sedikitnya delapan orang di dalam dan sekitar ibu kota Korea Selatan (Korsel), Seoul, semalam. Pihak berwenang pada Selasa (9/8), setelah hujan deras memadamkan listrik dan membuat jalanan serta kereta bawah tanah terendam banjir.

Bagian selatan Seoul menerima lebih dari 100 milimeter (mm) hujan per jam pada Senin (8/8) malam, dengan beberapa bagian kota telah menerima 141,5 mm hujan. Ini adalah curah hujan terburuk dalam 80 tahun, menurut media lokal mengutip Administrasi Meteorologi Korea (KMA).

Baca juga: Rumah Florida Trump Digerebek oleh FBI

Akumulasi presipitasi di Seoul mencapai 451 mm pada Selasa pukul 14:00 (13:00 waktu Singapura), dengan perkiraan hujan akan lebih banyak lagi.

Di Distrik Gangnam yang mewah dan padat, beberapa bangunan sekarang tanpa listrik dan telah terendam air. Sementara mobil, bus, dan stasiun kereta bawah tanah terendam, membuat orang-orang tidak bisa bepergian.

Lim Na-kyung (31), pekerja kantoran, menceritakan ketakutannya pada Senin malam, mengatakan situasinya mengingatkannya pada sebuah adegan dari film 1997 “Titanic”.

“Saya harus terus naik lebih tinggi karena bangunan itu tenggelam dengan sangat cepat ... Saya tidak percaya bahwa saya terjebak dalam gedung bersama 40 orang lainnya di tengah Distrik Gangnam,” kata ibu dua anak itu. Ia akhirnya harus bermalam di pusat Pilates di lantai empat.

Sedikitnya lima orang tewas di Seoul dan tiga lainnya di provinsi tetangga Gyeonggi pada Selasa pagi, kata Markas Besar Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Pusat. Empat orang tewas setelah terjebak di gedung-gedung yang terendam banjir. Satu diyakini tersengat listrik, satu orang ditemukan di bawah reruntuhan halte bus, dan dua lainnya tertimbun tanah longsor, jelasnya.

Sedikitnya sembilan orang di daerah itu terluka, sementara enam lainnya hilang.

Data menunjukkan setidaknya 765 fasilitas rusak, sekitar 52 jalan raya dan jalan diblokir. Kurang lebih ada 391 korban di seluruh wilayah Seoul yang lebih luas, yang sebagian besar harus tinggal di sekolah dan pusat kebugaran setempat. Sementara ini, sebanyak 399 korban dievakuasi ke pusat komunitas dan sekolah, menurut data.

Markas besar menaikkan peringatan krisis ke level tertinggi dan meminta organisasi publik dan swasta untuk menyesuaikan jam kerja mereka.

KMA mengeluarkan peringatan hujan lebat di seluruh ibu kota dan wilayah metropolitan serta, sebagian Provinsi Gangwon dan Chungcheong.

Baca juga: Taiwan Tuding Tiongkok Persiapkan Serangan

Presiden Korsel Yoon Suk-yeol memimpin pertemuan tanggap darurat, memerintahkan pihak berwenang untuk fokus pada pencegahan korban dan dengan cepat mengendalikan serta memulihkan daerah banjir, kata markas besar bencana itu.

KMA memperkirakan hujan lebat di bagian tengah negara itu akan berlanjut setidaknya hingga Rabu (10/8).

Korsel kerap mengalami hujan lebat di musim panas. “Peningkatan curah hujan yang tajam dan seringnya hujan deras tidak dapat dijelaskan tanpa tren besar perubahan iklim,” ujar pejabat KMA, yang berbicara tanpa menyebut nama, kepada Reuters.

“Fenomena ini terlihat lebih sering terjadi karena perubahan iklim yang mengakibatkan musim panas berkepanjangan,” lanjutnya.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : REUTERS

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com