Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung bank sentral Tiongkok, Peoples Bank of China (PBoC) di Beijing. ( Foto: Giulia Marchi / Bloomberg )

Gedung bank sentral Tiongkok, Peoples Bank of China (PBoC) di Beijing. ( Foto: Giulia Marchi / Bloomberg )

Bank Sentral Tiongkok Desak Alipay Tekan Spekulasi Kripto

Selasa, 22 Juni 2021 | 12:38 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

BEIJING, investor.id – People’s Bank of China (PBoC) menyampaikan telah mendesak beberapa perusahaan penyedia jasa pembayaran, seperti Alipay dan perbankan untuk menekan spekulasi mata uang kripto (cryptocurrency). Langkah ini memperkuat seruan Pemerintah Tiongkok atas pembatasan bitcoin dan mata uang digital lain.

Bank sentral Tiongkok itu mengatakan pada Senin (21/6), bahwa sudah memanggil para pemberi pinjaman utama termasuk Bank Industri dan Komersial Tiongkok (Industrial and Commercial Bank of China/ICBC) dan Bank Pertanian Tiongkok (Agricultural Bank of China), dan Alipay – sebuah layanan pembayaran seluler yang dijalankan oleh afiliasi Alibaba, Ant Group.

Pemanggilan tersebut bertujuan memberi tahu bahwa mereka tidak boleh menyediakan layanan terkait kripto. Komentar ini semakin memperkuat ketegasan Negeri Tirai Bambu terhadap mata uang kripto.

Sebagai informasi, pada 2017, Pemerintah Tiongkok telah melarang penawaran koin perdana (initial coin offerings) yakni sebuah cara untuk mengeluarkan token digital baru dan mengumpulkan uang.

Pihak berwenang juga telah menindak bisnis-bisnis yang terlibat dalam operasi kripto, seperti bursa lokal.

Pada Mei, Tiongkok mengatakan lembaga-lembaga keuangan dan perusahaan pembayaran telah dilarang menyediakan layanan yang terkait dengan transaksi kripto.

Sementara itu, Alipay mengatakan pada Senin bahwa pihaknya akan terus melakukan penyelidikan komprehensif dan melawan transaksi mata uang virtual serta mengintensifkan tindakan kerasnya terhadap kripto.

“Kami menegaskan kembali bahwa Alipay tidak melakukan atau berpartisipasi dalam aktivitas bisnis apa pun yang terkait dengan mata uang virtual, dan tidak memberikan layanan atau kemampuan teknis asisten apa pun. Alipay akan segera menghentikan layanan pembayarannya terkait dengan transaksi mata uang virtual yang ditemukannya. Alipay akan dengan tegas menghapus pedagang yang terlibat dalam transaksi mata uang virtual,” demikian terjemahan dari pernyataan perusahaan yang diunggah di situs media sosial Weibo.

Alhasil, harga bitcoin turun ke level terendah dalam dua minggu pada Senin, menyusul berita bahwa tindakan tegas Tiongkok terhadap penambangan kripto telah meluas ke provinsi barat daya Sichuan – sebuah wilayah yang dikenal dengan sumber daya tenaga airnya yang melimpah.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : CNBC

BAGIKAN