Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Keuangan Inggris yang baru Kwasi Kwarteng berjalan di luar Jalan Downing Nomor 10 di London, Inggris pada 6 September 2022. (FOTO: REUTERS/Toby Melville)

Menteri Keuangan Inggris yang baru Kwasi Kwarteng berjalan di luar Jalan Downing Nomor 10 di London, Inggris pada 6 September 2022. (FOTO: REUTERS/Toby Melville)

Batalkan Anggaran Sebelumnya, Inggris Segera Beberkan Rencana Anti Inflasi

Jumat, 23 September 2022 | 12:34 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

LONDON, investor.id – Pemerintah baru Inggris pada Jumat (23/9) membatalkan rencana pemerintah terdahulu, serta akan mengumumkan langkah-langkah bernilai miliaran poundsterling baru. Anggaran anti inflasi itu ditujukan untuk mendukung rumah tangga dan bisnis yang terkena inflasi tertinggi selama beberapa dekade terakhir.

Menteri Keuangan Inggris Kwasi Kwarteng, yang baru diangkat oleh Perdana Menteri (PM) baru Liz Truss, akan menyampaikan anggaran mininya pada 0830 GMT. Kwarteng mengumumkan bahwa ia akan membatalkan rencana pendahulu Truss, Boris Johnson, untuk menaikkan pajak atas gaji.

Baca juga: Inggris Resesi, Bank Sentral Naikkan Suku Bunga

Berita itu muncul setelah bank sentral Inggris (BoE) memperingatkan bahwa Inggris tergelincir ke dalam resesi, karena harga bahan bakar dan makanan yang meroket.

Pertumbuhan Ekonomi

“Pajak jalan menuju kemakmuran tidak pernah berhasil,” kata menteri keuangan tersebut, Jumat.

“Untuk meningkatkan standar hidup bagi semua, kita tidak perlu menyesali pertumbuhan ekonomi kita. Pemotongan pajak sangat penting untuk ini,” lanjutnya.

Dia juga diperkirakan segera membalikkan kenaikan pajak yang direncanakan Johnson atas keuntungan perusahaan.

Kwarteng juga akan menguraikan biaya keputusan untuk membatasi tagihan energi.

Ia bisa memangkas batas bonus bankir, yang telah ada sejak 2014 dan merupakan kebijakan warisan dari keanggotaan Uni Eropa (UE).

Baca juga: Raja Charles Rencanakan Monarki Inggris yang Lebih Ramping

Truss menjabat pada 6 September 2022, dua hari sebelum kematian Ratu Elizabeth II. PM itu memenangkan pemilihan anggota Partai Konservatif dengan platform pemotongan pajak. Sementara pembalikan pajak tidak benar-benar dipotong, pemerintah dapat mengumumkan pengurangan retribusi pada pembelian rumah.

Analis dari bank Inggris Barclays memperkirakan biaya paket total pemerintah bisa mencapai £ 235 miliar (US$ 267 miliar), jauh lebih banyak daripada skema perlindungan pekerjaannya selama pandemi.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com