Menu
Sign in
@ Contact
Search
Presiden Joe Biden meluncurkan IPEF pada Mei 2022 di Tokyo, Jepang. (FOTO: REUTERS)

Presiden Joe Biden meluncurkan IPEF pada Mei 2022 di Tokyo, Jepang. (FOTO: REUTERS)

Biden: AS Tidak Akan Resesi

Selasa, 26 Juli 2022 | 10:45 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

WASHINGTON, investor.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan bahwa dirinya menilai Amerika tidak akan mengalami penurunan ekonomi atau resesi, meskipun angka produk domestik bruto (PDB) yang akan dirilis akhir pekan ini mungkin menunjukkan ekonomi menyusut untuk kuartal kedua berturut-turut.

“Kami tidak akan berada dalam resesi dalam pandangan saya,” kata Biden, Selasa (26/7).

Baca juga: Yellen Mengaku ‘Salah’ Tentang Inflasi, Biden Dukung Tindakan Fed

Mengutip angka ketenagakerjaan yang kuat, presiden mengatakan dia mengharapkan soft landing. “Di mana kita beralih dari pertumbuhan yang cepat ini ke pertumbuhan yang stabil,” lanjutnya.

Beberapa pejabat AS meremehkan meningkatnya kekhawatiran resesi Kelompok ini mengatakan bahwa penurunan di ekonomi terbesar dunia tidak mungkin terjadi, mengingat pasar tenaga kerja yang sangat ketat.

Angka terbaru menunjukkan PDB mungkin telah jatuh pada kuartal II-2022, menyusul penurunan 1,6% dalam tiga bulan pertama tahun ini. Tetapi perkiraan konsensus di antara para ekonom masih menyerukan sedikit pertumbuhan.

Kontraksi kuartal pertama lebih buruk dari yang diperkirakan dan yang pertama sejak 2020 ketika pandemi berada dalam kondisi terburuknya.

Sementara itu, ekonomi AS bersiap untuk keputusan Federal Reserve (Fed) membuat langkah selanjutnya dalam memerangi inflasi pada Rabu (27/7). Bank sentral kemungkinan dengan meningkatkan suku bunga tiga perempat poin persentase atau 75 basis poin (bps) dalam upaya memperlambat permintaan.

Baca juga: Pasar Obligasi Domestik Dinilai Masih Menarik Karena Ini…

Gubernur Fed Jerome Powell mengatakan adalah penting untuk menurunkan inflasi. Tetapi ia menekankan bahwa tujuannya adalah mencapai itu tanpa menggelincirkan ekonomi AS.

Setelah pemulihan ekonomi yang cepat tahun lalu, peringkat persetujuan Biden anjlok dalam beberapa bulan terakhir karena keluarga Amerika kesulitan memenuhi kebutuhan di tengah melonjaknya inflasi.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com