Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden AS Joe Biden berswafoto dengan para tamu setelah menyampaikan pidato perayaan Hari Kemerdekaan di halaman selatan Gedung Putih di Washington, DC, pada 4 Juli 2021. ( Foto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP )

Presiden AS Joe Biden berswafoto dengan para tamu setelah menyampaikan pidato perayaan Hari Kemerdekaan di halaman selatan Gedung Putih di Washington, DC, pada 4 Juli 2021. ( Foto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP )

Biden Dorong Belanja Tambahan

Selasa, 20 Juli 2021 | 09:53 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – Presiden Joe Biden pada Senin (19/7) waktu setempat berusaha meredam kekhawatiran tentang kenaikan harga yang mengancam pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS), dengan mengatakan kenaikan inflasi saat ini bersifat sementara, dan bukan masalah jangka panjang.

Dia juga mengatakan salah satu cara terbaik guna menjaga ekonomi Amerika tetap pada jalurnya, adalah Kongres memberi lampu hijau untuk belanja federal tambahan dalam bentuk paket infrastruktur bipartisan utama, yang menghadapi tenggat waktu pekan ini di Senat AS.

Presiden Biden menyatakan, dorongan vaksinasi pemerintahannya dan agenda domestiknya yang luas – mencakup suntikan triliunan dolar ke dalam perekonomian – akan menghilangkan tekanan inflasi daripada meningkatkannya.

Sebagai informasui, rantai pasokan global telah menghadapi tantangan untuk kembali ke kecepatan semula setelah pandemi virus corona Covid-19, yang menyebabkan lonjakan harga pada banyak produk.

“Beberapa orang merasakan kekhawatiran besar bahwa ini bisa menjadi tanda inflasi yang terus-menerus, tetapi itu bukan pandangan kami. Para ahli kami percaya, dan data menunjukkan, bahwa sebagian besar kenaikan harga yang kami lihat diharapkan dan diharapkan bersifat sementara,” ujar Biden dalam pidato di Gedung Putih, yang dikutip AFP.

Upaya Biden untuk meyakinkan tersebut datang ketika saham AS jatuh 2,1% pada Senin, di tengah kebangkitan kembali ketakutan Covid-19 dan kekhawatiran tentang inflasi yang menekan pertumbuhan global.

Dia menekankan, keadaan ekonomi secara keseluruhan dalam kondisi sehat – terlepas prediksi malapetaka dan kesuraman enam bulan pemerintahannya oleh para kritikus dari Partai Republik.

Sementara itu Biden mendorong Kongres untuk mengambil tindakan atas rencana multi-triliun dolarnya untuk membentuk kembali intervensi pemerintah dalam masyarakat Amerika dengan investasi federal terbesar dalam satu generasi.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : AFP

BAGIKAN