Menu
Sign in
@ Contact
Search
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menjadi tuan rumah KTT Negara Kepulauan Pasifik AS dengan Menteri Luar Negeri Antony Blinken (kiri) di Departemen Luar Negeri di Washington, DC pada 29 September 2022. (Foto: Oliver Contreras / AFP)

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menjadi tuan rumah KTT Negara Kepulauan Pasifik AS dengan Menteri Luar Negeri Antony Blinken (kiri) di Departemen Luar Negeri di Washington, DC pada 29 September 2022. (Foto: Oliver Contreras / AFP)

Biden Kecam Upaya Aneksasi Wilayah Ukraina oleh Rusia

Jumat, 30 September 2022 | 12:18 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

WASHINGTON, investor.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengecam apa yang disebut referendum oleh pemerintah Rusia di wilayah Ukraina.

“Upaya tak tahu malu dan transparan oleh Rusia untuk aneksasi bagian dari negara tetangga, Ukraina,” ungkap Biden, Jumat (30/9).

Presiden AS itu membuat komentar selama pertemuan puncak Gedung Putih dengan negara-negara Kepulauan Pasifik.

Biden mengatakan hasil apa yang disebut referendum oleh pemerintah Rusia dibuat di Moskow, ibu kota Rusia.

Baca juga: Rusia Siap Caplok Wilayah Ukraina yang Dikuasai Setelah Voting

“Amerika Serikat tidak akan pernah, tidak pernah, tidak pernah mengakui klaim Rusia atas wilayah kedaulatan Ukraina,” imbuhnya.

Pemerintah AS dan sekutunya telah berjanji untuk mengadopsi lebih banyak sanksi daripada yang telah mereka kenakan terhadap Rusia, serta menawarkan jutaan dolar dalam dukungan ekstra kepada Ukraina untuk melawan Rusia.

Zelensky Minta Rusia untuk Hentikan Putin

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah meminta warga Rusia yang tinggal di Rusia untuk menghentikan presiden mereka Vladimir Putin.

“Anda harus menghentikan satu (Putin) di Rusia yang menginginkan perang lebih dari hidup, hidup Anda,” kata presiden Ukraina itu.

Komentarnya muncul setelah juru bicara Rusia Dmitry Peskov mengatakan pada Kamis (29/9) bahwa empat wilayah Ukraina yakni Luhansk, Donetsk, Kherson, dan Zaporizhzhia akan digabungkan ke Rusia selama upacara yang akan dihadiri oleh Presiden Putin, yang diperkirakan akan memberikan pidato utama.

Baca juga: Medvedev: Senjata Nuklir ke Ukraina Mungkin jika Rusia Terancam

Peskov mengatakan administrator daerah Ukraina yang pro Rusia akan menandatangani perjanjian untuk bergabung dengan Rusia di Kremlin.

Pencaplokan itu akan terjadi hanya beberapa hari setelah pejabat di wilayah Ukraina yang dikuasai Rusia mengatakan penduduk telah memilih untuk bergabung dengan Rusia dalam jajak pendapat yang diselenggarakan oleh Kremlin.

Warga telah mengambil bagian dalam pemungutan suara yang oleh pejabat Rusia disebut sebagai referendum, tetapi telah dikecam secara luas oleh pemerintah Barat.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com