Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Joe Biden, presiden terpilih Amerika Serikat (AS). ( Foto: CHANDAN KHANNA / AFP )

Joe Biden, presiden terpilih Amerika Serikat (AS). ( Foto: CHANDAN KHANNA / AFP )

Biden Umumkan Tim Ekonomi

Rabu, 2 Desember 2020 | 06:22 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

WILMINGTON, investor.id – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Selasa (1/12) waktu setempat dijadwalkan mengumumkan penasihat kebijakan ekonomi tertingginya.

Biden dijadwalkan menyampaikan hal tersebut di kediamannya di kota Wilmington, negara bagian Delaware. Ia akan didampingi orang-orang yang dipilihnya sebagai penasihat ekonomi tersebut. Termasuk Janet Yellen, mantan gubernur The Federal Reserve (The Fed) yang dipilihnya untuk menjadi menteri keuangan.

Tim ekonomi ini akan mencerminkan tekad Biden untuk mengambil pendekatan yang lebih agresif dalam mengatasi dampak dari pandemi Covid-19. Para penasihat itu sudah menyuarakan dukungan terhadap stimulus pemerintah untuk memaksimalkan penyerapan lapangan kerja, mengurangi kesenjangan ekonomi, dan membantu kaum perempuan serta kelompok-kelompok minoritas. Mereka ini yang paling terdampak kejatuhan ekonomi akibat Covid-19.

Selain Yellen, Biden memilih Cecilia Rouse – ekonom Universitas Princeton- sebagai ketua Dewan Penasihat Ekonomi Nasional. Ekonom Heather Boushey dan Jared Bernstein sebagai anggota dewan tersebut. Dan Neera Tanden, CEO lembaga liberal Center for American Progress, sebagai kepala Badan Anggaran dan Manajemen Federal AS atau OMB.

Beberapa figur yang dipilih Biden itu akan menempatkan perempuan di pucuk tertinggi kebijakan ekonomi AS. Yang mencerminkan komitmennya untuk memperluas diversitas di lingkungan pejabat tertinggi pemerintah.

Rouse adalah perempuan kulit hitam pertama yang memimpin Council of Economic Advisers. Lembaga yang menjadi penasihat presiden urusan kebijakan ekonomi. Sedangkan Tanden akan menjadi perempuan kulit berwarna pertama yang memimpin OMB. Dan Yellen akan menjadi menkeu perempuan pertama di AS, setelah ia juga adalah gubernur perempuan pertama di bank sentral AS.

Ketiganya harus mendapatkan persetujuan Senat AS. Beberapa anggota Senat Republik, yang sekarang memiliki mayoritas rendah di majelis tinggi tersebut, sudah menyuarakan penolakan terhadap nominasi Tanden. Karena ia dianggap pemecah belah kubu kanan dan kiri di AS.

Tugas berat yang menanti Biden dan tim ekonominya adalah mengatasi dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian. Beberapa program stimulus untuk mengatasi dampak tersebut, seperti perluasan tunjangan pengangguran, akan berakhir masa berlakunya bulan ini.

Sementara stimulus baru masih mandek di Kongres, karena perbedaan soal besaran stimulus yang akan dikucurkan.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN