Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi aset kripto dan logo Voyager Digital. (Foto: Reuters/Dado Ruvic/Illustrations Recreuters)

Ilustrasi aset kripto dan logo Voyager Digital. (Foto: Reuters/Dado Ruvic/Illustrations Recreuters)

Bursa Kripto FTX akan Akuisisi Aset Voyager yang Bangkrut Rp 21,50 Triliun

Selasa, 27 September 2022 | 13:09 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

NEW YORK, investor.id – Pemberi pinjaman kripto yang bangkrut Voyager Digital mengatakan bahwa bursa kripto (Crypto Exchange) FTX telah memenangkan pelelangan untuk asetnya, dalam penawaran sekitar US$ 1,42 miliar atau kurang lebih Rp 21,50 triliun.

Tawaran FTX terdiri dari valuasi pasar yang adil dari semua aset kripto Voyager, pada tanggal yang akan ditentukan, yang diperkirakan US$ 1,31 miliar pada harga pasar saat ini. Pertimbangan lainnya diperkirakan akan memberikan sekitar US$ 111 juta valuasi tambahan, kata Voyager dalam pernyataan resmi yang dirilis Selasa (27/9).

Baca juga: FTX & FTX US Gaet Stripe Permudah Pembayaran dan Verifikasi Identitas

Perusahaan menambahkan bahwa klaimnya terhadap hedge fund Three Arrows Capital akan tetap dalam posisi kebangkrutan, yang akan mendistribusikan pemulihan yang tersedia pada klaim tersebut kepada kreditor.

Voyager mengeluarkan pemberitahuan gagal bayar (default) ke hedge fund atau pengelola investasi global yang berbasis di Singapura pada Juni 2022, karena kegagalannya melakukan pembayaran yang diperlukan atas pinjaman 15.250 bitcoin.

Awal tahun ini, Voyager menolak usulan dana talangan (bailout) dari FTX, yang didirikan oleh miliarder Sam Bankman-Fried. Perusahaan menuduh rencana itu akan mengganggu proses kebangkrutannya.

Sejumlah pemberi pinjaman kripto termasuk Voyager merugi selama pandemi Covid-19. Sebelumnya, perusahaan seperti itu memikat deposan dengan suku bunga tinggi dan akses mudah ke pinjaman yang jarang ditawarkan oleh bank tradisional. Namun, kemerosotan di pasar aset kripto telah melukai perusahaan kripto maupun investor.

Baca juga: Pasar Kripto Mulai Kinclong, LUNC dan LUNA Jadi Primadona

Pada pengajuan kebangkrutan Bab 11 di Juli 2022, Voyager memperkirakan bahwa perusahaan memiliki lebih dari 100.000 kreditor dan antara US$ 1 miliar dan aset US$ 10 miliar, serta kewajiban dengan nilai yang sama.

Pekan lalu, Voyager mengatakan CFO Ashwin Prithipaul sedang bersiap untuk mundur dari perannya hanya beberapa bulan setelah pengangkatannya di pemberi pinjaman aset kripto tersebut.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : REUTERS

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com