Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Chan Hom Landa Jepang, Taiwan dan Tiongkok

Minggu, 12 Juli 2015 | 06:45 WIB
ah

TOKYO – Bencana angin topan Chan Hom yang melanda Pulau Okinawa, Jepang pada Jumat (10/7) dan Taiwan, kini mengarah ke Tiongkok. Akibat bencana ini lebih dari 20 orang luka-luka. Selain itu dalam persiapan menghadapi badai topan, ribuan orang telah dievakusi dari Tiongkok timur.

 

Sebelumnya, badai ini telah merenggut nyawa lima orang, termasuk tiga anak-anak, di Filipina. Badai menyebabkan banjir dengan ketingian hamper satu meter pada Selasa (7/7) di Pulau Luzon utara dan 1.500 orang mengungsi.

 

Beberapa biro cuaca daerah mengkategorikan kekuatan topan ini sebagai topan super. Menurut Badan Meteorologi Jepang, topan bergerak dari Pulau Miyako, Kepulauan Okinawa, Jumat sore waktu setempat, dengan kecepatan embusan 234 kilometer per jam.

 

Stasiun televisi pemerintah Jepang, NHK melaporkan, topan diperkirakan terus bergerak ke arah utara, membawa hujan badai dan memicu gelombang laut pasang dengan ketinggian 12 meter.

 

Sedangkan stasiun televisi Tokyo Broadcasting melaporkan embusan angin topan telah menumbangkan pepohonan dan merusak bangunan sehingga menyebabkan 23 orang luka dan 180 orang lainnya dievakuasi.

 

Badan meteorologi memperingatkan angin kencang dan gelombang laut tinggi terus-menerus menghantam pulau serta mengakibatkan pemadaman listrik di 42.000 rumah tangga. Topan Chan Hom juga mendekati Taiwan, Jumat, dan biro cuaca mengkategorikannya sebagai topan parah. Sejauh ini sudah ada empat orang terluka karena tertimpa pohon.

 

Akibat bencana topan, bursa saham Taiwan ditutup, begitu juga dengan sekolah-sekolah dan perkantoran. Hal ini seiring dengan turunnya hujan lebat dan angin kencang yang menerjang bagian utara.

 

Tentara telah dikerahkan ke daerah-daerah di bagian timur laut dan perahu-perahu nelayan telah dipanggil pulang ke pelabuhan. Sementara itu bagi masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan, khususnya di daerah-daerah yang berisiko terkenda bencana tanah longsor telah mendapat peringatan oleh pihak berwenang.

 

Lebih dari 1.000 warga desa dievakuasi dari kota terpencil Chien Shih di provinsi Hsinchu yang dilanda curah hujan 300 mm pada Jumat sore. “Kecepatan angin dan jumlah curah hujan di utara dan timur laut telah meningkat dalam beberapa jam terakhir,” demikian disampaikan oleh biro cuaca Taiwan.

 

Sejumlah penerbangan yang masuk dan keluar dari Okinawa dan Taiwan utara telah dibatalkan. Menurut kantor berita Xinhua, mengingat pergerakan topan yang mengarah ke Tiongkok maka Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok mengeluarkan tanda bahaya merah atau tingkat bahaya tertinggi pada Jumat pagi terkait kehadiran topan Chan Hom. (afp/pya)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN