Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mata uang digital bitcoin. ( Foto: Ina Fassbender / AFP via Getty Images )

Mata uang digital bitcoin. ( Foto: Ina Fassbender / AFP via Getty Images )

Citi: Bitcoin Dapat Menjadi Pilihan Mata Uang

Selasa, 2 Maret 2021 | 06:18 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

NEW YORK, investor.id – Citigroup memandang bitcoin saat ini sedang berada di titik yang menentukan dan suatu hari dapat menjadi pilihan mata uang untuk perdagangan internasional. Setelah perusahaan-perusahaan global seperti Tesla and PayPal merengkuhnya dan sejumlah bank sentral mulai mempelajari penerbitan mata uang digitalnya masing-masing.

“Ada banyak sumber risiko dan hambatan yang mengadang kemajuan Bitcoin. Jadi masa depan bitcoin masih tidak pasti, tapi perkembangannya dalam jangka pendek bakal sangat menentukan karena sudah mulai diterima secara luas tapi atau banyak dipakai spekulasi,” tutur tim solusi dan perspektif global bank investasi Amerika Serikat (AS) tersebut, Senin (1/3), seperti dilansir CNBC.

Pandangan lembaga-lembaga keuangan besar terhadap bitcoin sudah berubah. Banyak bank yang selama ini mengesampingkan aset digital. Karena dianggap tidak memiliki nilai intrinsik dan gembar-gembor yang melingkupinya disamakan dengan kehebohan bunga tulip pada abad 17.

Tapi lonjakan harga bitcoin dalam beberapa bulan terakhir dan terus naik membuat para pemain besar di Wall Street untuk melirik mata uang digital ini. BNY Mellon selaku bank tertua di AS bulan lalu mengumumkan akan menawarkan jasa kustodian untuk bitcoin dan mata uang digital lainnya. Sedangkan JPMorgan menyatakan tengah mempertimbangkan secara serius bitcoin.

“Masuknya investor-investor lembaga membuat keyakinan terhadap mata uang digital ikut meningkat. Tapi masih ada isu-isu lama yang dapat membatasi adopsinya secara luas. Termasuk masalah efisiensi modal, jaminan dan kustodian, keamanan, serta pertimbangan-pertimbangan tata kelola, sosial, serta lingkungan dari penambangan bitcoin,” tutur Citi.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN