Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Colin Powell pada 5 Februari 2003 sedang memegang botol yang dikatakan berisi virus antraks saat ia berbicara di Dewan Keamanan PBB, di New York. ( Foto: TIMOTHY A. CLARY / AFP )

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Colin Powell pada 5 Februari 2003 sedang memegang botol yang dikatakan berisi virus antraks saat ia berbicara di Dewan Keamanan PBB, di New York. ( Foto: TIMOTHY A. CLARY / AFP )

Colin Powell Meninggal Dunia

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:06 WIB
Iwan Subarkah (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – Colin Powell, pahlawan perang AS dan menteri luar negeri pertama dari kulit hitam dengan warisan luar biasa tapi tercoreng karena perang di Irak pada 2003, meninggal dunia dalam usia 84 tahun pada Senin (18/10) karena komplikasi Covid-19.

Keluarganya menyatakan bahwa mendiang purnawirawan jenderal tersebut sudah divaksin lengkap. Sehingga ia menjadi tokoh masyarakat AS tertinggi yang meninggal dunia karena komplikasi infeksi Covid-19.

“Kami kehilangan suami, ayah, kakek, dan orang hebat Amerika yang luar biasa dan dicintai,” bunyi pernyataan keluarganya, yang dikutip AFP.

Setelah memimpin kemenangan militer AS dalam Perang Teluk 1991, Powell menjadi sangat dikenal dan dihormati. Sampai-sampai dianggap sebagai kandidat kuat presiden pertama AS dari kulit hitam.

Namun ia akhirnya tidak bersedia maju menuju Gedung Putih. Tapi kemudian ia berseberangan dengan kubunya, Partai Republik, karena mendukung Barack Obama.

Putra imigran asal Jamaika tersebut kerap menjalani jalan berliku dalam meniti kariernya. Dari terlibat perang di Vietnam hingga menjadi penasihat keamanan nasional pertama dari kulit hitam di bawah pemerintahan Presiden Ronald Reagan.

Ia juga menjadi orang Afro-Amerika pertama dan kepala staf gabungan termuda di masa pemerintahan George HW Bush.

Kariernya membentang di masa pemerintahan empat presiden. Ia meraih reputasi sebagai tokoh yang menjauhkan diri dari hiruk pikuk politik, walau pun itu merupakan aset dalam koridor kekuasaan.

George W Bush menggambarkan Powell sebagai pahlawan Amerika, teladan Amerika, dan kisah hebat Amerika, saat mencalonkannya sebagai menteri luar negeri pada 2000. Sehingga pada waktu menjabat menlu itu ia menjadi orang keempat di garis kepresidenan AS dan pejabat tertinggi AS dari kulit hitam.

“Ia sangat dihormati di dalam dan di luar negeri. Dan yang paling penting, Colin adalah penyayang keluarga dan seorang kawan,” ujar presiden ke-43 AS tersebut pada Senin.

Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari Gedung Putih atas kematian Powell. Tapi Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan, Powell termasuk di antara pemimpin terbesar yang pernah dimiliki AS. Ia mengaku merasa sangat kehilangan seorang sahabat dan juga mentor.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN