Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Orang-orang menghadiri prosesi nyala lilin untuk menghormati semua orang yang terkena dampak virus corona Covid-19, di luar Katedral St. John the Divine, New York City, Amerika Serikat (AS) pada 19 Oktober 2020. ( Foto: KENA BETANCUR / AFP )

Orang-orang menghadiri prosesi nyala lilin untuk menghormati semua orang yang terkena dampak virus corona Covid-19, di luar Katedral St. John the Divine, New York City, Amerika Serikat (AS) pada 19 Oktober 2020. ( Foto: KENA BETANCUR / AFP )

Covid-19 Dunia Tembus 55 Juta, Meninggal 1.331.602, Sembuh 38.560.671

Selasa, 17 November 2020 | 08:02 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Protokol kesehatan memang tak dapat diabaikan. Salah satunya menghindari kerumunan. Fakta di lapangan membuktikan kerumunan massa selalu menjadi klaster Covid-19. Ini yang terjadi di Amerika Serikat. Pilpres yang menimbulkan banyak kerumunan baik saat pencoblosan maupun euforia merayakan kemenangan Joe Biden membuat penambahan kasus positif di AS mencapai seratus ribu-an per harinya.

Kasus Covid-19 secara global kini menembus angka 55 juta. Selain AS, negara-negara di Eropa memasuki gelombang baru. Tengok saja penambahan kasus Covid-19 di Italia, Inggris, Polandia mencapai puluhan ribu.  

Namun, penambahan kasus di negara peringkat teratas per tanggal 16 November 2020 –selain AS—sudah mulai menurun.

Suasana usai pidato sambutan Presiden terpilih AS Joe Biden (tengah) bersama istrinya Jill Biden dengan didampingi anggota keluarga mereka memberi hormat kepada penonton dari atas panggung terbuka di Wilmington, Delaware, pada 7 November 2020. ( Foto: Tasos Katopodis / POOL / AFP )
Suasana usai pidato sambutan Presiden terpilih AS Joe Biden (tengah) bersama istrinya Jill Biden dengan didampingi anggota keluarga mereka memberi hormat kepada penonton dari atas panggung terbuka di Wilmington, Delaware, pada 7 November 2020. ( Foto: Tasos Katopodis / POOL / AFP )

Sang jawara AS menambah 151.342 kasus baru dan 711 kematian. Peringkat kedua, India ‘hanya’ menambah 28.377 kasus baru dan 443 kematian. Pun Brasil di peringkat ke-3 yang makin berkurang kasusnya dengan melaporkan 13.647 kasus baru dan 256 kematian.

Berdasarkan data terakhir yang dirilis worldometers.info, Selasa (17/11/2020) pukul 00.18 GMT atau pukul 07.18 WIB, kasus positif Covid-19 secara global mencapai 55.321.734 orang.

Sedangkan jumlah kematian tercatat sebanyak 1.331.602 orang, dan jumlah pasien sembuh mencapai 38.460.671 kasus.

Coronavirus disease (Covid-19) telah menjangkiti 215 negara dan wilayah di seluruh dunia.

Daftar 5 peringkat teratas kasus Covid-19 global. per 16 November 2020. Sumber: worldometers.info
Daftar 5 peringkat teratas kasus Covid-19 global. per 16 November 2020. Sumber: worldometers.info

Adapun kasus aktif saat ini mencapai 15.529.461 pasien terinfeksi, dengan 15.429.670 pasien di antaranya atau sebanyak 99% kini berangsur membaik atau dalam kondisi ringan, dan 99.791 pasien atau “hanya” 1% memburuk atau kritis.

Sementara kasus yang sudah ditutup atau selesai mencapai 39.792.273, sebanyak 34.460.671 pasien atau 97% berhasil dipulihkan dan bisa kembali ke rumah masing-masing, dan sebanyak 1.331.602 pasien atau 3% meninggal.

Berikut update penambahan kasus baru (di atas 3.000) sejumlah Negara per 16 November 2020 (GMT):

Amerika Serikat: 151.342 kasus baru dan 711 kematian baru  

India: 28.377 kasus baru dan 443 kematian baru  

Italia: 27.354 kasus baru dan 504 kematian baru  

Rusia: 22.778 kasus baru dan 303 kematian baru  

Inggris: 21.363 kasus baru dan 213 kematian baru  

Polandia: 20.816 kasus baru dan 143 kematian baru  

Jerman: 14.582 kasus baru dan 199 kematian baru

Foto yang diambil pada 8 Agustus 2020 memperlihatkan seorang relawan Fabiana Souza mendapatkan suntikan vaksin virus corona Covid-19 yang diproduksi oleh perusahaan Tiongkok, Sinovac Biotech di Rumah Sakit Sao Lucas, di Porto Alegre, Brasil selatan. ( Foto: SILVIO AVILA / AFP )
Foto yang diambil pada 8 Agustus 2020 memperlihatkan seorang relawan Fabiana Souza mendapatkan suntikan vaksin virus corona Covid-19 yang diproduksi oleh perusahaan Tiongkok, Sinovac Biotech di Rumah Sakit Sao Lucas, di Porto Alegre, Brasil selatan. ( Foto: SILVIO AVILA / AFP )

Brasil: 13.647 kasus baru dan 256 kematian baru  

Iran: 13.053 kasus baru dan 486 kematian baru  

Swiss: 12.839 kasus baru dan 167 kematian baru  

Spanyol: 12.758 kasus baru dan 162 kematian baru  

Ukraina: 9.832 kasus baru dan 94 kematian baru  

Prancis: 9.406 kasus baru dan 506 kematian baru  

Argentina: 7.893 kasus baru dan 291 kematian baru  

Hongaria: 6.495 kasus baru dan 93 kematian baru  

Kolombia: 6.471 kasus baru dan 192 kematian baru  

Yordania: 5.861 kasus baru dan 71 kematian baru  

Rumania: 4.931 kasus baru dan 149 kematian baru  

Belanda: 4.830 kasus baru dan 44 kematian baru  

Austria: 4.657 kasus baru dan 58 kematian baru  

Belgia: 4.659 kasus baru dan 118 kematian baru  

Portugal: 3.996 kasus baru dan 91 kematian baru  

Indonesia: 3.535 kasus baru dan 85 kematian baru  

Petugas Perangkat Pilkada Depok Jalani Tes Cepat Covid-19. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Petugas Perangkat Pilkada Depok Jalani Tes Cepat Covid-19. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Bulgaria: 3.519 kasus baru dan 152 kematian baru  

Turki: 3.316 kasus baru dan 94 kematian baru  

Meksiko: 3.269 kasus baru dan 283 kematian baru  

Georgia: 3.157 kasus baru dan 30 kematian baru  

Maroko: 3.012 kasus baru dan 71 kematian baru

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : worldometers.info

BAGIKAN