Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Orang-orang melewati kantor cabang Deutsche Bank di Berlin, Jerman. ( Foto: SEAN GALLUP/GETTY IMAGES )

Orang-orang melewati kantor cabang Deutsche Bank di Berlin, Jerman. ( Foto: SEAN GALLUP/GETTY IMAGES )

Deutsche Bank Catatkan Laba Kuartalan Terbaik Sejak 2014

Kamis, 29 April 2021 | 06:34 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

FRANKFURT, investor.id – Bank terbesar Jerman Deutsche Bank pada Rabu (28/4) melaporkan laba kuartalan terbaik dalam tujuh tahun terakhir. Hasil tersebut dicapai setelah berhasil lolos dari kerugian yang mungkin timbul dari kolapsnya hedge fund Amerika Serikat (AS) Archegos, seperti dialami para pesaingnya di negara-negara lain.

Deutsche dalam laporannya menyebutkan laba bersih pada periode Januari-Maret 2021 melebihi ekspektasi dengan perolehan sebesar 908 juta euro atau setara US$ 1,10 miliar. Dibandingkan kerugian 43 juta euro pada periode sama tahun sebelumnya.

Kinerja memuaskan itu didorong oleh unit usaha investasi yang berhasil keluar tepat waktu dari skandal Archegos, sehingga Deutsche terhindar dari kerugian besar.

Laba bersih kuartalan tersebut dicapai pada pendapatan sebesar 7,2 miliar euro atau naik 14% dibandingkan tahun sebelumnya dan melebihi ekspektasi kalangan analis.

“Deutsche Bank hari ini melaporkan laba kuartalan terbesar sejak kuartal pertama 2014. Hasil ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan, provisi untuk kerugian kredit yang berkurang banyak, dan berkurangnya biaya-biaya yang disesuaikan dibandingkan tahun lalu,” kata Deutsche Bank, seperti dikutip AFP.

Kontribusi terbaik berasal dari divisi perbankan investasi, yang menyumbangkan lonjakan pendapatan 32% dibandingkan tahun sebelumnya. Unit tersebut juga berhasil lolos dari kebangkrutan Archegos pada akhir Maret lalu.

Perusahaan hedge fund AS milik keluarga itu bertaruh sangat besar atas beberapa jenis saham. Uang yang dipertaruhkannya berasal dari pinjaman beberapa bank dan kemudian kolaps tatkala beberapa pertaruhan itu buntung.

Direktur Keuangan Deutsche James von Moltke dalam konferensi jarak jauh mengatakan, Deutsche tidak mengalami kerugian karena membatasi eksposur terhadap Archegos tepat pada waktunya.

Malang menimpa bank-bank internasional lainnya sehingga mencatatkan kerugian global senilai US$ 10 miliar. Di antara yang menderita kerugian besar adalah UBS dan Credit Suisse dari Swiss, Nomura dari Jepang, dan Morgan Stanley dari AS.

Untuk ke depannya, CEO Deutsche Christian Sewing berharap pendapatan tahun ini mendekati level yang tercapai pada 2020.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN