Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pejalan kaki yang mengenakan masker pelindung berswafoto di depan patung yang dikenal sebagai Charging Bull di dekat bursa
saham New York di Wall Street.  Foto: Angela Weiss / AFP

Pejalan kaki yang mengenakan masker pelindung berswafoto di depan patung yang dikenal sebagai Charging Bull di dekat bursa saham New York di Wall Street. Foto: Angela Weiss / AFP

Dow Futures Dibuka Menguat Tipis

Jumat, 14 Agustus 2020 | 07:45 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id - Saham berjangka AS menguat pada perdagangan Kamis malam (Jumat pagi WIB). Investor masih menunggu finalisasi paket stimulus AS senilai US$ 1 triliun.

Dow Jones Industrial Average berjangka naik 59 poin, atau 0,2%. S&P 500 dan Nasdaq 100 berjangka masing-masing naik 0,2% dan hampir 0,3%.

Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan, dia tidak akan memulai kembali pembicaraan dengan Partai Republik mengenai masalah tersebut sampai mereka meningkatkan tawaran bantuan mereka sebesar $ 1 triliun.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow juga mengatakan kepada CNBC "Squawk on the Street" bahwa pemerintah dan Demokrat berada di "jalan buntu".

“Mengingat kebuntuan fiskal saat ini, sangat kecil kemungkinan konsumen menerima dukungan fiskal tambahan di bulan Agustus. Prospek September sangat tergantung pada kebijakan fiskal, ”kata Aneta Markowska, kepala ekonom di Jefferies, dalam sebuah catatan.

Pada sesi sebelumnya, saham-saham di Wall Street terkoreksi tipis. Indeks S&P 500 sempat mencatatkan kenaikan di atas posisi rekor sebelumnya, yakni naik pada level 3.387,24 lebih tinggi dari rekor 3.386,15 pada 19 Februari. Rekor tersebut terjadi sebelum investor menjual saham secara masif akibat kekhawatiran pandemi Covid-19.

Indeks Dow dan S&P 500 tertekan oleh penurunan 11,2% saham Cisco Systems menyusul laporan bahwa pendapatannya di bawah perkiraan. Kekhawatiran tentang pendapatan emiten terus berlanjut meskipun musim laba kuartal kedua sebagian besar lebih kuat dari perkiraan.

Dow Jones Industrial Average .DJI turun 80,12 poin, atau 0,29% menjadi 27.896,72, S&P 500 .SPX kehilangan 6,92 poin, atau 0,20%, menjadi 3.373,43 dan Nasdaq Composite .IXIC bertambah 30,27 poin, atau 0,27%, menjadi 11.042,50.

"Prospek pendapatan dalam beberapa kuartal ke depan membuat pasar lesu karena investor khawatiran terkait kinerja emiten,” kata Peter Tuz, presiden Penasihat Investasi Chase di Charlottesville, Virginia.

Pasar mengabaikan data klaim pengangguran AS yang turun di bawah 1 juta untuk pertama kalinya sejak upaya mengekang wabah Covid-19 dimulai lima bulan lalu. Klaim awal untuk tunjangan pengangguran negara bagian turun menjadi 963.000 untuk pekan yang berakhir 8 Agustus, level terendah sejak pertengahan Maret.

Tetapi berakhirnya tunjangan pengangguran mingguan sebesar $ 600 pada Juli 2020 kemungkinan menjadi faktor negatif yang menekan indeks. Data pekan lalu menunjukkan ekonomi AS hanya memperoleh kembali 9,3 juta dari 22 juta pekerjaan yang hilang antara Februari dan April, menunjukkan jalan panjang untuk mencapai tingkat pra-pandemi.

Investor terus berharap Demokrat dan Gedung Putih dapat mencapai kesepakatan tentang paket stimulus untuk membantu pemulihan ekonomi. Tunjangan pengangguran telah menjadi poin penting dalam pembicaraan mereka.

Kampanye Pemilihan Presiden AS diperkirakan akan menambah lapisan ketidakpastian pasar, dengan kira-kira 12 minggu tersisa hingga Hari Pemilihan.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN