Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang pria dengan ponsel di Wall Street, Manhattan, New York City. ANTARA/Shutterstock/pri

Seorang pria dengan ponsel di Wall Street, Manhattan, New York City. ANTARA/Shutterstock/pri

Dow Futures Menguat Berharap Stimulus

Senin, 19 Oktober 2020 | 07:34 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Saham berjangka (futures) AS naik pada Minggu malam(Senin pagi WIB). Investor berharap stimulus fiskal bisa segera disepakati menyusul negosiasi marathon yang dilakukan Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin.

Futures untuk Dow Jones Industrial Averagenaik 131 poin, atau 0,5%. S&P 500 dan Nasdaq 100 Futures masing-masing naik 0,5% dan 0,7%.

Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan, dia memberi waktu 48 jam kepada pemerintahan Trump untuk mencapai kesepakatan bantuan sebelum pemilihan 3 November. Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin melanjutkan diskusi mereka selama akhir pekan. Mereka setuju untuk berbicara lagi hari Senin.

"Kami ingin menyelesaikannya sebelum pemilihan. Saya optimis, karena sekali lagi kita telah bolak-balik dalam semua ini,” kata Pelosi.

Komentar Pelosi muncul sebagai harapan di antara para pakar pasar untuk kesepakatan yang dicapai menjelang pemilihan. Kondisi ini bersamaan dengan kekhawatiran gelombang baru infeksi virus korona yang meluas.

Analisis CNBC terhadap data Universitas Johns Hopkins menunjukkan kasus Covid-19 tumbuh sebesar 5% atau lebih di 38 negara bagian pada hari Jumat. Secara nasional, rata-rata kasus harian telah meningkat lebih dari 16% dari minggu ke minggu menjadi hampir 55.000. Infeksi virus Corona baru di Eropa meningkat sekitar 97.000 per hari, naik 44% dari minggu sebelumnya.

"Banyak sentimen yang saling silang yang membuat pasar bergejolak," kata Sherif Hamid, ahli strategi di Jefferies, dalam sebuah catatan. "Pemilu AS sudah dekat, stimulus fiskal tetap menjadi katalis potensial jangka pendek utama, dan perkembangan virus tetap penting untuk prospek jangka panjang."

Di sisi pendapatan, IBM dijadwalkan untuk merilis hasil kuartalan terbaru setelah bel hari Senin. Sementara itu, Ketua Federal Reserve Jerome Powell dijadwalkan akan berbicara pada Senin pagi.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN