Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang pria dengan ponsel di Wall Street, Manhattan, New York City. ANTARA/Shutterstock/pri

Seorang pria dengan ponsel di Wall Street, Manhattan, New York City. ANTARA/Shutterstock/pri

Dow Jones Anjlok Lebih 10%

Senin, 16 Maret 2020 | 21:11 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

JAKARTA, Investor.id - Kepanikan investor menjadi-jadi akibat wabah virus korona (COVID-19) yang dikhawatirkan akan membawa ke arah resesi global. Bursa saham Amerika Serikat (AS)  anjlok hingga minus 10,26% menuju level 20.806,20 atau meninggalkan level psikologis 21.000.

Langkah Bank Sentral AS (The Fed) memangkas suku bunganya hingga nyaris nol persen dianggap sebagai pertanda antisipasi terjadinya resesi. Pasar saham di Wall Street sempat dihentikan sementara (trading halt) karena dibuka langsung turun 2.250,5 poin atau turun 9,71%. Dan ketika dibuka kembali, kejatuhan indeks makin tidak tertahankan lagi.

"Problem utamanya kali ini yang mengganggu pasar adalah penghentian aktivitas ekonomi secara mendadak," tutur Dan Deming, Managing Director KKM Financial sebagaimana dikutip CNBC.com. Sementara itu, Indeks Nasdaq anjlok 482,15 poin (-6,1%) ke 7.392,7 dan S&P 500 drop 220,6 poin (-8,14%) ke 2.490,57.

Bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) pada Minggu memangkas suku bunganya secara mendadak, untuk kedua kalinya dalam dua pekan terakhir. Kini, suku bunga Negeri Adidaya tersebut berada di level 0-0,25% atau kembali di era 2015.

Pasar saham Eropa juga rontok. Hingga beritanya ini diturunkan pada pukul 21.00 WIB, indeks DAX turun 8%, FTSE 100 turun 7,03%, CAC 40 anjlok 9%, dan Euro Stoxx 50 turun 8, 55%.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN