Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi: Seorang karyawan bekerja pada jalur produksi silinder di sebuah pabrik di Hangzhou, provinsi Zhejiang, Tiongkok.
( Foto: STR / AFP )

Ilustrasi: Seorang karyawan bekerja pada jalur produksi silinder di sebuah pabrik di Hangzhou, provinsi Zhejiang, Tiongkok. ( Foto: STR / AFP )

Ekspansi Manufaktur Tiongkok Lebih Tinggi dari Ekspektasi Pasar

Listyorini, Selasa, 31 Maret 2020 | 09:41 WIB

JAKARTA, Investor.id - Indeks Purchasing Manager (PMI) yang dikeluarkan Pemerintah Tiongkok secara resmi menunjukkan angka 52,0, pada Maret 2020, jauh lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Data ini menunjukkan ekspansi manufaktur di Tiongkok yang angkanya jauh lebih tinggi dari Februari sebesar 35,7, rekor terendah.

Biro Statistik Nasional Tiongkok mengatakan, indeks PMI bulan Maret yang naik signifikan menunjukkan adanya peningkatan berkelanjutan dalam pencegahan dan pengendalian wabah virus corona (Covid-19). Ini mencerminkan adanya percepatan signifikan dimulainya kembali produksi manufaktur.

“Sub-indeks untuk produksi, pesanan baru dan lapangan kerja diperluas”, kata Biro Statistik Nasional Tiongkok, seperti dikutip CNBC.com, Selasa (31/3/2020).

Pada bulan Maret, situasi pencegahan dan pengendalian epidem Covid-19i di Tiongkok terus membaik. Tatanan produksi dan kehidupan dipulihkan dengan mantap, dan dimulainya kembali produksi oleh banyak pabrik. Tingkat produksi perusahaan-perusahaan dipercepat secara signifikan.

Awal tahun ini, aktivitas manufaktur melambat secara dramatis di Tiongkok ketika pemerintah melakukan penutupan (lockdown) dan karantina skala besar untuk menahan penyebaran corona virus (Covid-19).

Semenatara itu, pasar saham Asia merespons positif data PMI yang dikeluarkan pemerintah Tiongkok. Hingga berita ini diturunkan pada 09.40 WIB, Selasa, indeks Nikkei 225 naik 0,57%, Hang Seng naik 1,46%, Kospi naik 1,92%, dan Shanghai naik 0,69%.

Sehari sebelumnya, Departemen Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok mengatakan telah dimulainya kembali tingkat kerja untuk perusahaan industri dengan angka 8,6%, dan pengembalian pekerja mencapai 89,9% pada 28 Maret 2020.

Sementara itu, survei PMI pribadi oleh Caixin dan IHS Markit akan dirilis pada hari Rabu. Survei Caixin / Markit menampilkan perpaduan yang lebih besar antara perusahaan kecil dan menengah. Sebagai perbandingan, survei PMI resmi biasanya mensurvei sebagian besar bisnis besar dan perusahaan milik negara.

BAGIKAN