Menu
Sign in
@ Contact
Search
Gedung Dewan Federal Reserve di Constitution Avenue Washington, AS pada 19 Maret 2019. (Foto: REUTERS/Leah Millis)

Gedung Dewan Federal Reserve di Constitution Avenue Washington, AS pada 19 Maret 2019. (Foto: REUTERS/Leah Millis)

Fed Diperkirakan Bertahan Naikkan Suku Bunga Hawkish

Jumat, 12 Agustus 2022 | 19:12 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

WASHINGTON, investor.id – Federal Reserve (Fed) diperkirakan belum berbalik dari kenaikan suku bunga hawkish meskipun ada tanda-tanda positif minggu ini bahwa inflasi di Amerika Serikat (AS) dapat mereda, menurut ahli strategi pasar.

Pada Kamis (11/8), indeks harga produsen (PPI) secara mengejutkan turun 0,5% pada Juli 2022 dari bulan sebelumnya, dibandingkan dengan perkiraan kenaikan 0,2% menurut survei Dow Jones. Secara tahunan, indeks tersebut naik 9,8%, tingkat terendah sejak Oktober 2021.

Itu mengikuti data yang menggembirakan yang menunjukkan indeks harga konsumen (CPI) naik 8,5% pada Juli 2022. Tingkat tersebut sedikit lebih dingin dari 8,7% yang diperkirakan oleh analis yang disurvei oleh Dow Jones. Angka ini juga pada kecepatan yang melambat dari bulan sebelumnya.

Baca juga: Bos Samsung dapat Amnesti ‘untuk Bantu Perekonomian’ Korsel

Baik CPI dan PPI melemah, sehingga pasar mulai memoderasi ekspektasi mereka untuk kenaikan suku bunga Fed. Namun data positif tidak berarti misi selesai untuk The Fed, kata direktur pelaksana strategi makro global di Medley Global Advisors Ben Emons.

“Jika Anda menghilangkan salah satu kebisingan utama, beberapa ... CPI, bahkan (angka) PPI masih menunjukkan tekanan ke atas,” katanya, dilansir dari CNBC pada Jumat (12/8).

“The Fed tidak bisa selesai di sini. (Bank sentral) itu mungkin berarti bahwa kenaikan suku bunga 75 basis poin (bps) tetap dalam pembahasan,” lanjut Emons.

“Kalkulasi Fed berjangka (Fed fund futures) dan euro dolar berjangka menunjukkan bahwa kita masih lebih ke arah kenaikan suku bunga 75 bps. Dan saya pikir itu karena panduan yang terus diberikan oleh semua pembicara Fed ini (yang mengatakan) jangan berpuas diri di sini, kami akan melanjutkan,” tambah analis tersebut.

Pekan lalu, Presiden Fed St Louis James Bullard mengatakan bank sentral akan terus menaikkan suku bunga sampai melihat bukti kuat bahwa inflasi turun.

Pesan itu konsisten dengan pembicara Fed lainnya, termasuk presiden regional Loretta Mester dari Cleveland, Charles Evans dari Chicago, serta Mary Daly dari San Francisco. Semuanya telah mengindikasikan baru-baru ini bahwa perang inflasi masih jauh dari selesai dan pengetatan kebijakan moneter akan diperlukan.

The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,75 poin persentase pada Juni dan Juli 2022, menjadi kenaikan berturut-turut terbesar sejak bank sentral mulai menggunakan funds rate sebagai alat kebijakan moneter utamanya di awal 1990-an.

Victoria Fernandez, kepala strategi pasar di Crossmark Global Investments, mengatakan The Fed sama sekali tidak mengerem dan mengubah sikap dovish pada kenaikan suku bunga mengingat data saat ini.

Baca juga: Bermasalah, Johnson & Johnson Berhenti Jual Bedak Bayi Tahun Depan

“Bagi saya, tidak ada cukup bukti bagi The Fed untuk membuat poros besar dari tempat mereka berada. Saya masih berpikir mereka mempertimbangkan 50, 75 bps pada pertemuan September,” ungkapnya.

Fernandez menggarisbawahi bagian inflasi yang lebih terlihat, seperti tekanan upah dan sewa, masih tinggi. Bagian itu tidak turun pada tingkat yang sama seperti komponen energi, minyak, dan bensin.

Data inflasi dalam laporan CPI berikutnya pada September 2022 akan menjadi kunci untuk pasar, tambahnya.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) tidak melangsungkan pertemuan pada Agustus2022, ketika akan mengadakan simposium tahunan di Jackson Hole, Wyoming. Gubernur Fed Jerome Powell dapat menggunakan kesempatan itu untuk memperbarui pasar menuju pengetatan moneter, kata Emons.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : CNBC

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com