Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur The Fed Jerome Powell. ( Foto:  Win McNamee/Getty Images/AFP )

Gubernur The Fed Jerome Powell. ( Foto: Win McNamee/Getty Images/AFP )

G7 Janji Atasi Virus Korona Tapi Tak Spesifik

Grace Eldora, Rabu, 4 Maret 2020 | 20:13 WIB

PARIS, investor.id – Kelompok negara maju dunia, G-7, pada Selasa (3/3) berjanji untuk secara bersama-sama memerangi virus korona baru. Tapi tidak menyebutkan langkah-langkahnya secara spefisik.

“Mengingat potensi dampak Covid- 19 terhadap pertumbuhan global, kami menegaskan lagi komitmen untuk menggunakan seluruh instrument kebijakan yang tepat untuk mencapai pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan, serta menangkal risiko-risiko penurunannya,” bunyi pernyataan para menteri keuangan (menkeu) dan gubernur bank sentral G-7, usai pertemuan jarak jauh.

Pertemuan dipimpin Menkeu Amerika Serikat (AS) Steven Mnuchin dan Gubernur The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell. Pejabat tinggi moneter lain yang mengikuti konferensi jarak jauh itu antara lain Gubernur Bank of Japan (BoJ) Haruhiko Kuroda.

Pasar finansial sebelumnya sudah mengharapkan ada koordinasi tindakan dari otoritas-otoritas global. Di AS, para investor memperkirakan pemangkasan suku bunga secara agresif oleh The Fed. Termasuk ekspektasi pemangkasan 50 basis poin dalam pertemuannya pertengahan bulan ini. Namun G-7 tidak menyebutkan langkah- langkah spesifik.

Alhasil, pasar saham sempat melemah, sebelum kemudian memulih lagi. “Selain memperkuat upaya-upaya untuk memperluas layanan kesehatan, para menkeu G-7 siap mengambil langkah- langkah, termasuk kebijakan fiskal yang tepat, untuk membantu respons terhadap virus dan mendukung perekonomian selama periode ini,” tambah G-7.

Sementara bank sentral akan terus memenuhi mandat-mandatnya. Yang berarti mendukung stabilitas hargaharga dan pertumbuhan ekonomi. Sambil menjaga ketahanan sistem finansial.

G-7 juga menambahkan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia akan menggunakan instrumeninstrumen yang ada dan seluas-luasnya. Pemerintah di seluruh dunia terus berjuang menangani penyebaran Covid- 19, yang hingga berita ini diturunkan telah menewaskan lebih dari 3.100 orang dan menginfeksi lebih 90.000 orang di seluruh dunia.

Selain itu menjata ekonomi, setelah pasar saham dunia merugi lebih dari 10% pekan lalu. "Kami siap mengambil tindakan yang sesuai dan tepat sasaran, sebagaimana diperlukan dan sepadan dengan risiko yang mendasarinya," kata Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde dalam sebuah pernyataan, Selasa (3/3).

Christine Lagarde. Foto: IST
Christine Lagarde. Foto: IST

Gubernur Bank Sentral Inggris (BoE) Mark Carney mengatakan, pihaknya akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mendukung ekonomi Inggris dari kejatuhan akibat virus korona.

IMF dan Bank Dunia mengeluarkan pernyataan bersama pada Senin (2/3), berjanji untuk membantu negara-negara yang berusaha mengatasi dampak Covid-19.

"Kami akan menggunakan instrument yang tersedia semaksimal mungkin, termasuk pembiayaan darurat, saran kebijakan, dan bantuan teknis," kata dua lembaga peminjaman internasional tersebut. (afp)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN