Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo baru General Motors (GM) yang dirilis pada 8 Januari 2021. ( Foto: General Motors / AFP )

Logo baru General Motors (GM) yang dirilis pada 8 Januari 2021. ( Foto: General Motors / AFP )

GM akan Luncurkan Mobil Niaga Bertenaga Listrik

Rabu, 13 Januari 2021 | 07:23 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

DETROIT, invstor.id – General Motors (GM) pada Selasa (12/1) mengumumkan rencana peluncuran mobil niaga bertenaga listrik EV600 tahun ini. Mobil tersebut akan menjadi yang pertama di bawah unit bisnis niaga baru GM yang bernama BrightDrop.

Mobil itu juga bagian dari rencana GM untuk menginvestasikan dana sebesar US$ 27 miliar untuk pengembangan mobil listrik dan mobil otonom hingga 2025. EV600 disebutkan sanggup menempuh jarak hingga di atas 400 kilometer (km) per sekali isi penuh baterai.

“Pengubah permainan dari BrightDrop adalah karena ini merupakan ekosistem gerai satu atap. Dari ujung ke ujung sehingga BrightDrop dapat memenuhi kebutuhan armada pengantaran (barang dan jasa),” tutur Pam Fletcher, wakil presiden inovasi global GM dan kepala divisi baru tersebut, seperti dikutip CNBC.

Ia menolak untuk menyebutkan berapa harga dan detail informasi tersebut. Tapi, kata Fletcher, produk-produk BrightDrup akan dijual melalui jaringan penjualan dan servis independen baru. Ia juga mengatakan bahwa GM sudah memiliki portofolio produk listrik yang lengkap, tidak hanya kendaraan, untuk BrightDrop.

Fletcher menyebutkan bahwa 500 unit pertama mobil niaga tersebut akan dikirimkan kepada perusahaan logistik FedEx tahun ini. Sedangkan pemasarannya secara lebih luas diperkirakan baru pada awal 2022.

EV600 adalah mobil niaga pertama yang memakai sistem baterai Ultium generasi berikut buatan GM. Produsen asal Detroit, Michigan ini sudah menghabiskan dana miliaran dolar AS untuk pengembangan sistem baterai bagi mobil-mobil listriknya.

GM memperkirakan bahwa pasar mobil niaga akan menjadi segmen pertumbuhan yang besar bagi mobil listrik. Para produsen mobil rintisan seperti Rivian yang disokong Amazon maupun para pemain besar lama seperti Ford Motor dan Daimler juga akan merambah segmen ini.

GM memperkirakan peluang pasarnya ada untuk pengantaran paket, makanan, dan logistik untuk penggunaan ulang produk serta bahan-bahannya. Di AS saja diperkirakan nilainya mencapai lebih dari US$ 850 miliar hingga 2025.

EV600 akan menjadi produk kedua di bawah merek BrightDrop. Yang pertama adalah palet listrik dengan tenaga penggerak yang diberi nama EP1. Kendaraan ini dibuat untuk memindahkan barang jarak dekat. Misalnya dari mobil pengantar barang ke pintu rumah konsumen. Produk ini rencananya dipasarkan awal tahun ini.

“Minat untuk produk-produk ini luar biasa besar. Kami sudah menjalankan program percontohan untuk palet tersebut dengan FedEx tahun lalu. Hasilnya pengiriman paket per hari meningkat hingga 25%,” kata Fletcher.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN