Menu
Sign in
@ Contact
Search
Gubernur Federal Reserve (Fed) Christopher Waller. (Foto: Sarah Silbiger / Getty Images)

Gubernur Federal Reserve (Fed) Christopher Waller. (Foto: Sarah Silbiger / Getty Images)

Gubernur Fed Waller Terbuka untuk Kenaikan Suku Bunga 50 bps AS di Desember

Kamis, 17 Nov 2022 | 10:54 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

WASHINGTON, investor.id – Gubernur Federal Reserve (Fed) Christopher Waller mengatakan dirinya terbuka untuk segera menurunkan laju kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) sebanyak setengah poin persentase atau 50 basis poin (bps), selama data ekonomi bekerja sama.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang menetapkan suku bunga akan bertemu pada 13-14 Desember. Ekspektasi pasar semakin tinggi bahwa regulator akan menyetujui kenaikan suku bunga lainnya, tetapi kali ini memilih pergerakan 50 bps. Itu akan terjadi setelah menyetujui kenaikan 0,75%, empat kali berturut-turut.

“Melihat pertemuan FOMC Desember, data beberapa minggu terakhir telah membuat saya lebih nyaman mempertimbangkan untuk turun ke kenaikan 50 bps,” kata Waller dalam sambutan yang disiapkan untuk sebuah acara di Phoenix, Rabu (17/11) waktu setempat.

Baca juga: Pejabat Fed Pertimbangkan Dampak Keruntuhan Aset Kripto

Advertisement

“Tapi saya tidak akan membuat penilaian tentang itu sampai saya melihat lebih banyak data, termasuk laporan inflasi PCE berikutnya dan laporan pekerjaan berikutnya." Titik basis sama dengan 0,01 poin persentase.

Laporan data inflasi belanja konsumsi perorangan (PCE) berikutnya akan jatuh tempo pada 1 Desember.

Investor semakin optimis bahwa kenaikan pembacaan indeks harga konsumen (CPI) Oktober yang lebih rendah dari perkiraan merupakan indikasi bahwa inflasi mereda. Headline CPI meningkat 0,4% untuk Oktober dan 7,7% dari periode yang sama tahun lalu, sedangkan pembacaan CPI inti tidak termasuk makanan dan energi masing-masing naik 0,3% dan 6,3%. Semua pembacaan lebih rendah dari perkiraan pasar.

The Fed menyukai pengukuran harga PCE inti, yang naik 0,5% pada September dan 5,1% dari tahun lalu, sebagai ukuran kenaikan harga.

Waller mengatakan dirinya akan mengamati data dengan cermat karena dia tetap curiga bahwa pembacaan CPI Oktober mengonfirmasi tren baru. Sebagai gubernur, dia adalah seorang pemilih di FOMC.

“Meskipun berita baik, kita harus berhati-hati membaca terlalu banyak ke dalam satu laporan inflasi. Saya tidak tahu seberapa berkelanjutan perlambatan harga konsumen ini. Saya tidak bisa cukup menekankan bahwa satu laporan tidak membuat tren. Terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa inflasi menuju ke bawah secara berkelanjutan,” akunya.

Dalam membuat penilaiannya, Waller mengatakan dia akan melihat tiga poin data utama selain dari pembacaan inflasi secara luas yakni harga barang inti, layanan perumahan, dan harga non perumahan. Waller mengatakan dirinya melihat tanda-tanda yang menggembirakan di ketiga bidang, tetapi perlu melihat lebih banyak dan tidak bisa digerakkan oleh hanya satu laporan.

Baca juga: Wakil Ketua Fed Sinyalkan Perlambatan Laju Suku Bunga AS

“Seperti banyak laporan lainnya, saya harap laporan [CPI] ini adalah awal dari penurunan inflasi yang berarti dan terus-menerus. Tapi regulator tidak bisa bertindak berdasarkan harapan,” katanya.

Sebelumnya pada hari itu, Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan bahwa dirinya mengharapkan setidaknya satu poin persentase atau 100 bps kenaikan suku bunga mendatang. Suku bunga acuan The Fed saat ini berada dalam kisaran yang ditargetkan antara 3,75% dan 4%.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : CNBC

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com