Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto yang diambil pada 10 Desember 2019 memperlihatkan seorang pengunjung berdiri di depan patung pendiri Hadiah Nobel, Alfred Nobel sebelum mengikuti upacara penghargaan di Concert Hall, Stockholm, Swedia. ( Foto: JONATHAN NACKSTRAND / AFP )

Foto yang diambil pada 10 Desember 2019 memperlihatkan seorang pengunjung berdiri di depan patung pendiri Hadiah Nobel, Alfred Nobel sebelum mengikuti upacara penghargaan di Concert Hall, Stockholm, Swedia. ( Foto: JONATHAN NACKSTRAND / AFP )

Hadiah Nobel Tahun Ini Naik Jadi US$ 1,1 Juta

Jumat, 25 September 2020 | 07:50 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

STOCKHOLM, investor.id – Yayasan Nobel menyampaikan bahwa amplop berisikan uang tunai yang diberikan setiap penyerahan Hadiah Nobel, akan dinaikkan jumlahnya dari 9 juta kronor Swedia menjadi 10 juta kronor atau setara US$ 1,1 juta.

“Pekerjaan-pekerjaan yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir untuk memperkuat posisi keuangan Yayasan Nobel telah memungkinkan kami untuk menaikkan jumlah hadiah,” ujar Yayasan Nobel dalam pernyataan yang dikeluarkan, Kamis (24/9), seperti dikutip oleh AFP.

Sementara itu, pengumuman pemenang Hadiah Nobel tahun ini dari bidang kedokteran, fisika, kimia, sastra, perdamaian dan ekonomi, akan disampaikan antara 5 dan 12 Oktober.

Sebagai informasi, jumlah uang untuk pemenang Nobel sempat dikurangi dari 10 juta kronor menjadi 8 juta kronor pada 2011, ketika Yayasan Nobel meluncurkan program untuk memperbaiki keuangannya.

“Sejak awal 2012, modal investasi yayasan telah meningkat dari hanya di bawah 3 miliar kronor menjadi 4,6 miliar. Sedangkan pengembaliannya mendekati 9% per tahun berkat kinerja pasar yang secara umum baik, disertai hasil yang baik juga dari manajemen aset yayasan itu sendiri,” demikian menurut Yayasan Nobel.

Alfred Nobel – seorang penemu dan sarjana yang menghasilkan banyak uang dari temuan dinamitnya pada 1866 – telah memutuskan mutuskan dalam surat wasiatnya pada 1895 bahwa sebagian besar tanah miliknya, yang bernilai sekitar 31,5 juta kronor Swedia atau hari ini setara sekitar 2,2 miliar kronor (US$ 222 juta, 203 juta euro), akan diinvestasikan untuk mendanai Hadiah Nobel.

Sebelumnya, Yayasan Nobel telah mengumumkan bahwa upacara penghargaan tradisional dan jamuan makan di Stockholm dibatalkan pada tahun ini karena pandemi virus corona, serta mengganti formatnya dengan menyiarkan melalui televisi di mana para pemenang akan menerima hadiahnya di negara asal mereka.

Sedangkan upacara penghargaan Hadiah Nobel Perdamaian tetap berlangsung di Oslo secara sederhana, dan membatalkan acara perjamuan tradisonal pada Desember mendatang

Institusi swasta yang dibentuk pada 29 Juni 1900 untuk menangani finansial dan administrasi Penghargaan Nobel tersebut mengungkapkan, bahwa ini kali pertama acara perjamuan dibatalkan sejak 1956. Sebelumnya, acara perjamuan juga dibatalkan saat terjadi dua perang dunia, serta pada 1907 dan 1924.

Sebagai informasi, biasanya gelaran acara Perjamuan Nobel yang mewah dijadikan penanda akhir dari Pekan Nobel pada Desember, yakni ketika para pemenang Hadiah Nobel tahun itu diundang ke Stockholm, Swedia untuk melaksanakan pembicaraan dan upacara penghargaan. Bertempat di Balai Kota Stockholm, para pemenang, bersama dengan keluarga kerajaan Swedia, dan sekitar 1.300 tamu bakal disuguhi berbagai hidangan santap malam dan hiburan.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN