Menu
Sign in
@ Contact
Search
Anjungan minyak di dekat Usinsk, 1500 kilometer arah timur laut Moskow, Rusia pada 10 September 2011. (Foto: AP/Dmitry Lovetsky)

Anjungan minyak di dekat Usinsk, 1500 kilometer arah timur laut Moskow, Rusia pada 10 September 2011. (Foto: AP/Dmitry Lovetsky)

Harga Minyak Naik Menunggu Pengurangan Produksi OPEC

Rabu, 5 Oktober 2022 | 20:08 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

LONDON, investor.id – Harga minyak naik pada Rabu (5/10) karena negara-negara pengekspor minyak (OPEC) dan sekutu yang dipimpin Rusia (OPEC+) bersiap untuk mengumumkan pengurangan besar dalam jumlah produksi.

Pasar saham menyimpang menyusul lonjakan Selasa (Rabu pagi WIB) di tengah harapan Federal Reserve atau Fed Amerika Serikat (AS) dapat meredam kampanye kenaikan suku bunganya.

Sementara itu, nilai poundsterling terus turun terhadap dolar karena kekhawatiran ekonomi Inggris yang terancam resesi, kehilangan sekitar 1%.

Fokus utamanya adalah pasar minyak.

“Akan ada banyak perhatian tentang seberapa besar pemotongan (produksi minyak) ini. Spekulasi mereka bisa dua kali lipat dari volume yang sebelumnya ditandai ... telah berada di balik lonjakan minyak mentah baru-baru ini,” kata direktur investasi AJ Bell Russ Mould, Rabu.

Produsen minyak utama yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia pada diperkirakan segera mengumumkan pengurangan besar dalam produksi untuk menopang harga, meskipun ada kekhawatiran Barat atas inflasi yang didorong oleh energi.

Kartel OPEC dengan 13 negara anggota dan 10 negara sekutunya yang dipimpin Rusia dilaporkan sedang mempertimbangkan pengurangan hingga dua juta barel per hari (bpd) pada pertemuan di Wina, Austria. Jika demikian, ini akan menjadi pemotongan terbesar sejak 2020.

Mengingat gejolak ekonomi global, Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) secara dramatis menurunkan perkiraan perdagangan global untuk 2023.

Saham Hong Kong melonjak Rabu setelah hari libur umum, menyusul reli global hari sebelumnya.

Pada berita perusahaan, Elon Musk telah menawarkan untuk melanjutkan pembelian Twitter dengan harga yang disepakati semula.

Orang terkaya di dunia itu mengatakan dalam sebuah pengajuan dengan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) bahwa ia mengirim surat kepada Twitter berisi janji untuk menghormati kontrak tersebut.

Angka-Angka Kunci Sekitar 1100 GMT

Minyak mentah Brent North Sea: NAIK 0,9% menjadi US$ 92,57 per barel

West Texas Intermediate: NAIK 0,7% pada US$ 87,10 per barel

London - FTSE 100: TURUN 1,0% pada 7.016,57 poin

Frankfurt - DAX: TURUN 0,8% pada 12,570,82

Paris - CAC 40: TURUN 0,7% pada 5.996,54

EURO STOXX 50: TURUN 0,8% di 3.456,56

Tokyo - Nikkei 225: NAIK 0,5% pada 27.120,53 (penutupan)

Indeks Hong Kong - Hang Seng: NAIK 5,9% ke 18.087,97 (penutupan)

Shanghai - Komposit: Tutup untuk liburan

New York - Dow: NAIK 2,8% pada 30.316,32 (penutupan)

Pound/ dolar: TURUN pada US$ 1,1372 dari US$ 1,1477 pada Selasa (4/10)

Euro/ dolar: TURUN pada US$ 0,9926 dari US$ 0,9992

Euro/ pound: NAIK pada 87,27 pence dari 87,03 pence

Dolar/ yen: NAIK pada 144,34 yen dari 144,09 yen

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : REUTERS

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com