Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas medis berpakaian jas pelindung dan masker sedang berdiri di dekat pintu masuk sebuah blok perumahan di Hong Kong, pada 11 Februari 2020, menyusul konfirmasi bahwa dua orang telah terpapar virus korona. ( Foto: Anthony WALLACE / AFP )

Petugas medis berpakaian jas pelindung dan masker sedang berdiri di dekat pintu masuk sebuah blok perumahan di Hong Kong, pada 11 Februari 2020, menyusul konfirmasi bahwa dua orang telah terpapar virus korona. ( Foto: Anthony WALLACE / AFP )

Hong Kong Kucurkan Bantuan Tunai

Sabtu, 15 Februari 2020 | 11:11 WIB
Iwan Subarkah (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

HONG KONG, investor.id – Pemerintah Hong Kong pada Jumat (14/2) mengumumkan sejumlah subsidi tunai untuk membantu sektor usaha dan juga para pekerja, yang terpukul oleh penyebaran virus korona baru. Sementara perekonomian masih berusaha pulih dari resesi.

Perekonomian Hong Kong sudah berada di teritori negatif akibat perang dagang Amerika Serikat (AS)-Tiongkok dan aksi unjuk rasa berbulan-bulan oleh kelompok prodemokrasi, yang disertai banyak bentrokan dengan aparat.

Penyebaran virus korona baru atau COVID-19 menambah masalah. Jumlah kedatangan turis anjlok tajam. Jalanan sepi. Sehingga banyak usaha kecil yang bangkrut. Pada Jumat malam waktu setempat,

CEO Hong Kong Carrie Lam mengatakan, pemerintah akan mengambil cadangan devisa –yang termasuk paling sehat di dunia- untuk subsidi tunai ke sektor-sektor yang paling terdampak virus korona baru.

“Kami akan melakukan yang terbaik untuk mencegah penutupan (bisnis) skala besar dan pengurangan karyawan,” tutur dia.

Lam mengumumkan subsidi tunai sekali bagi para pekerja di sektor konstruksi, petugas keamanan, dan petugas kebersihan. Uangnya diharapkan untuk membeli alat pelindung diri.

Pemerintah Hong Kong juga akan memberikan HK$ 80.000 atau setara US$ 10.300 untuk biaya lisensi biro-biro perjalanan, restoran dan peritel kecil. Sedangkan para pedagang kaki lima akan diberi subsidi HK$ 5.000.

Lalu subsidi HK$ 200.000 untuk biaya lisensi restoran dan kantin pabrik. Serta subsidi HK$ 5.000 bagi sekitar 200.000 keluarga berpenghasilan rendah.

Sementara itu, mulai Sabtu (15/2) pemerintah Hong Kong akan mengenakan wajib karantina dua pekan bagi siapa saja yang datang dari Tiongkok daratan. Langkah ini diambil untuk meredam penyebaran COVID-19.

Tingkat kedatangan turis anjlok setelah sejumlah pemerintah dan maskapai juga menghentikan penerbangan ke dan dari Hong Kong.

Awal pekan ini, pemerintah Makao juga akan memberikan kartu belanja setara US$ 374 bagi seluruh warganya. (afp)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN