Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kelapa sawit - bahan CPO

Kelapa sawit - bahan CPO

India Akan Borong Minyak Sawit Indonesia

Fajar Widhiyanto, Sabtu, 25 Januari 2020 | 15:41 WIB

India sepakat untuk meningkatkan impor minyak kelapa sawit (CPO) dari Indonesia. Sebaliknya Indonesia setuju menambah kuota impor daging kerbau, gula dan suku cadang otomotif dari India.

Kesepakatan ini dicapai di sela Forum Ekonomi Dunia yang digelar di Davos, Swiss pada Kamis 23 Januari 2020 waktu setempat. Seperti dilansir Reuters yang mengutip dua sumber yang terkait langsung dengan kesepakatan tersebut, kedua pihak sepakat menggandakan perdagangan bilateral menjadi senilai US$ 50 miliar pada tahun 2025.

"Ini adalah tujuan yang kami sepakati sebelumnya, sekarang prosesnya dipercepat," kata sumber India yang dikutip Reuters (25/1). Kedua nara sumber menolak disebut identitasnya karena merasa tidak berwenang berbicara dengan media.

“Mulai sekarang, mereka telah berjanji bahwa mereka akan membeli lebih banyak daging, gula dan autoparts. Impor minyak sawit dari Indonesia akan meningkat dan ada banyak daerah di mana kita akan mengekspor lebih banyak," imbuh sumber tersebut.

Dicapainya kesepakatan bilateral ini diduga kuat akibat friksi antara India dan Malaysia, menyusul pernyataan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad pada Sidang Majelis Umum PBB September silam. Saat itu Mahathir menyebut India telah menginvasi dan mengokupasi wilayah Jammu dan Kashmir, kawasan muslim yang disengketakan India dan Pakistan. Sejak itu India mulai membatasi impor minyak sawit dari Malaysia sebagai ungkapan kemarahan. Malaysia sebelumnya adalah pemasok utama CPO buat India.

Terkait kesepakatan baru dengan India, Indonesia juga disebut-sebut setuju untuk menggandakan kuota ekspor daging sapi India menjadi 200.000 ton.

Perdagangan antara India dan Indonesia tercatat senilai US$ 21,2 miliar pada tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2019. Sebesar US$ 15,84 miliar di antaranya merupakan impor dari India.

Berikutnya Menteri Perdagangan Indonesia Agus Suparmanto dijadwalkan akan mengunjungi India pada Februari, untuk mengadakan pembicaraan lanjutan tentang peningkatan perdagangan.

Sejauh ini Indonesia mengimpor 94.500 ton daging kerbau India senilai US$ 323 juta pada tahun fiskal 2018/19. Saat itu Indonesia menjadi pembeli daging kerbau India terbesar ketiga setelah Vietnam dan Malaysia. Pada periode tersebut, Indonesia, membeli 555 ton gula dari India.

Sementara itu sejumlah produsen gula utama di Malaysia disebut-sebut akan meningkatkan impor gula dari India, demi menenangkan New Delhi.

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA