Menu
Sign in
@ Contact
Search
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) dan Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak (kanan) mengunjungi pameran kendaraan militer Rusia yang hancur di Kyiv, di tengah serangan Rusia ke Ukraina. PM Inggris berjanji negaranya akan berdiri

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) dan Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak (kanan) mengunjungi pameran kendaraan militer Rusia yang hancur di Kyiv, di tengah serangan Rusia ke Ukraina. PM Inggris berjanji negaranya akan berdiri "sampai Ukraina menang", pada pertemuan dengan Zelensky. (Handout: Handout / LAYANAN PERS PRESIDEN UKRAINA / AFP)

Inggris akan Kirim Helikopter ke Ukraina untuk Pertama Kalinya

Rabu, 23 Nov 2022 | 18:18 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

LONDON, investor.id – Pemerintah Inggris akan mengirim helikopter ke Ukraina untuk pertama kalinya sejak serangan Rusia, kata Kementerian Pertahanan di London.

Sepuluh awak personel layanan dan insinyur Ukraina menjalani program pelatihan enam minggu di Inggris. “Sebagai bagian dari kemampuan helikopter pertama yang disumbangkan Inggris ke Ukraina,” kata kementerian itu, Rabu (23/11).

Selain tiga helikopter Sea King bekas militer Inggris, yang pertama telah tiba, pemerintah Inggris juga akan memasok 10.000 peluru artileri tambahan.

Baca juga: Inggris Investasi 484 Juta Poundsterling Penelitian untuk Menutupi “Kekurangan UE”

Advertisement

“Dukungan kami untuk Ukraina tidak tergoyahkan. Peluru artileri tambahan ini akan membantu Ukraina mengamankan tanah yang telah direklamasi dari Rusia dalam beberapa pekan terakhir,” kata Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace.

Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak menggunakan kunjungan akhir pekan ke ibu kota Ukraina untuk menyiapkan paket bantuan pertahanan senilai £ 50 juta (US$ 59 juta) yang mencakup 125 senjata dan peralatan anti pesawat untuk melawan drone atau pesawat tak berawak yang dipasok Iran.

Pihak Inggris juga memasok perlengkapan musim dingin cuaca dingin ke angkatan bersenjata Ukraina.

Pasukan Ukraina menghadapi suhu yang anjlok saat mereka bertempur sepanjang musim dingin, ketika mengusir pasukan Rusia dari wilayah Ukraina yang diduduki.

Pengumuman itu dikeluarkan saat Wallace mengunjungi Norwegia untuk pertemuan para menteri pertahanan Kelompok Utara di atas kapal induk Inggris HMS Queen Elizabeth.

Baca juga: Dubes Inggris Sebut Hubungan Diplomatik Indonesia-Inggris Makin Erat

Grup Utara yang beranggotakan 12 orang adalah prakarsa Inggris yang bertujuan untuk mempromosikan kerja sama pertahanan dan keamanan di Eropa utara.

Anggota lainnya adalah Denmark, Estonia, Finlandia, Jerman, Islandia, Latvia, Lituania, Belanda, Norwegia, Polandia, dan Swedia.

Mantan PM Boris Johnson adalah sekutu setia Ukraina. Ia sempat mengunjungi Kyiv, ibu kota Ukraina, tiga kali dan menyalurkan perangkat keras militer, pendanaan, maupun sumber daya pelatihan ke negara tersebut.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com