Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ketua Dewan Federal Reserve AS Jerome Powell berbicara selama konferensi pers di Washington, DC, AS pada 21 September 2022. (FOTO: SAUL LOEB / AFP)

Ketua Dewan Federal Reserve AS Jerome Powell berbicara selama konferensi pers di Washington, DC, AS pada 21 September 2022. (FOTO: SAUL LOEB / AFP)

Inilah 4 Hal yang Lebih Mahal di AS Jika Suku Bunga Naik

Kamis, 22 September 2022 | 14:54 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

WASHINGTON, investor.id – Untuk mengurangi inflasi yang terus tinggi, Federal Reserve (Fed) mengumumkan kenaikan suku bunga “jumbo” ketiga berturut-turut sebesar 0,75% pada Rabu (21/9). Berkaca pada tingkat inflasi di Amerika Serikat (AS), inilah empat hal yang akan lebih mahal jika suku bunga naik.

Dengan suku bunga kembali dinaikkan, akibatnya biaya utang untuk kartu kredit, pembiayaan kendaraan, dan pinjaman lainnya ikut terkerek.

Kenaikan kelima berturut-turut pada fed funds rate (FFR) membawanya ke kisaran 3% hingga 3,25%, tertinggi sejak 2008. Biasanya suku bunga naik 0,25% tetapi The Fed telah menggunakan kenaikan besar untuk mengekang tingkat inflasi, yang saat ini naik 8,3% dari tahun ke tahun. Angka ini jauh di atas target patokannya sebesar 2%.

Baca juga: Fed Naikkan Suku Bunga Lagi untuk Perangi Inflasi

Dengan meningkatkan suku bunga utama, bank sentral menghambat pengeluaran sehingga dapat mengurangi inflasi untuk harga barang dan jasa. Namun, sisi negatif dari setiap kenaikan suku bunga adalah peningkatan biaya utang bulanan.

Berikut adalah empat hal yang kemungkinan akan menjadi lebih mahal.

1. Kartu Kredit

Kenaikan suku bunga Fed memengaruhi tingkat persentase tahunan (APR) kartu kredit, yang menentukan berapa banyak bunga yang dibayarkan untuk setiap utang yang belum dilunasi pada akhir bulan.

Ketika kenaikan suku bunga dimulai pada awal 2022, rata-rata APR mendekati 16% dan sejak itu naik menjadi lebih dari 18%. Dengan peningkatan hari ini, rata-rata April kartu kredit bisa mendekati 19% menurut situs layanan keuangan Bankrate.com.

Dalam hal ini, untuk saldo kartu kredit sebesar US$ 5.000 dengan APR 19%, pengguna kartu kredit akan membayar biaya bunga tambahan sebesar US$ 1,197 dibandingkan dengan APR 16%, jika Anda hanya melakukan pembayaran minimum setiap bulan.

2. Pembiayaan Mobil

Kenaikan suku bunga FFR tidak memengaruhi pinjaman mobil suku bunga tetap (fixed rate) yang sudah ada. Namun biaya bunga untuk pinjaman mobil baru, atau pembiayaan dengan tingkat variabel, meningkat di AS.

Pada awal 2022, rata-rata suku bunga kredit mobil baru 60 bulan di AS adalah 3,85%. Tetapi dengan kenaikan hari ini, suku bunga bisa naik mendekati 5,5% menjadi 5,75%, kata kepala analis keuangan Bankrate Greg McBride. Itu berarti sekitar US$ 31 tambahan per bulan dalam pembayaran pembiayaan mobil untuk mobil baru seharga US$ 35.000.

3. Hipotek

Jika memiliki hipotek dengan suku bunga tetap, kenaikan suku bunga tidak akan berdampak pada pinjaman. Namun jika mendapatkan hipotek baru atau memiliki hipotek dengan tingkat variabel, pembayaran bunga bulanan bisa meningkat.

Tingkat hipotek cenderung naik dengan kenaikan suku bunga. Tetapi itu lebih dipengaruhi secara langsung oleh pasar obligasi. Sejak awal 2022, tingkat hipotek di AS telah naik dari 3% menjadi lebih dari 6%, meningkatkan biaya bulanan US$ 569 pada hipotek fixed rate 30 tahun US$ 400.000 dengan uang muka 20%.

Baca juga: Suku Bunga Naik Bisa Picu Krisis Likuiditas dan Penurunan Harga Saham Global

Satu-satunya hikmahnya adalah bahwa kenaikan suku bunga yang diantisipasi secara luas hari ini mungkin sudah dimasukkan ke dalam suku bunga hipotek saat ini. Berarti hipotek mungkin tidak naik lebih jauh berdasarkan pengumuman hari ini. Banyak yang memperkirakan tingkat hipotek untuk sisa tahun ini akan turun.

4. Pinjaman dengan Suku Bunga Variabel Lainnya

Pinjaman dengan suku bunga variabel adalah pinjaman di mana suku bunga yang dibebankan bervariasi, seiring dengan perubahan suku bunga pasar. Dengan demikian, akan ada peningkatan biaya untuk pinjaman dengan suku bunga variabel seperti pinjaman pribadi dan jalur kredit ekuitas rumah (HELOC).

Pada awal 2022 suku bunga HELOC rata-rata lebih dari 4%, tetapi suku bunga tersebut telah naik menjadi 6,51% menurut Bankrate.com. Dengan kenaikan FFR, tarif rata-rata bisa meningkat mendekati 7,25% kata McBride.

Pinjaman ekuitas rumah di AS mencapai 5,96% pada awal tahun dan sekarang sekitar 7,01%, tetapi ini dapat terdorong lebih dekat ke 8% dengan kenaikan bunga hari ini, lanjutnya.

Berapa banyak bunga yang harus dibayar akan bervariasi berdasarkan pemberi pinjaman, ukuran pinjaman, dan skor kredit pengguna kartu kredit tersebut.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : CNBC

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com